in

Soal Penutupan Togel, NU dan Muhammadiyah Kendal: Jangan Hanya Pencitraan!!

HALO KENDAL – Dukungan untuk pemberantasan perjudian di Kabupaten Kendal datang dari dua pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Bahkan Ketua PCNU Kendal, KH Danial Royyan dan Ketua PD Muhammadiyah Kendal, KH Ikhsan Intizam mengaku bersyukur atas diberantasanya perjudian di Kabupaten Kendal, hingga judi jenis togel kini sudah tutup 3 hari.

Dikabarkan, judi jenis togel di Kendal ini sudah tutup sejak keluarnya instruksi Kapolri kepada jajaran beberapa hari lalu.

Menurut kiai yang akrab disapa Abah Danial, polisi harusnya bertindak tegas terhadap segala bentuk perjudian dan berani menutupnya secara permanen karena aktivitas haram tersebut sangat meresahkan masyarakat.

“Saya sangat bersyukur atas ditutupnya perjudian di Kendal. Kami, warga Nahdliyyin sangat berharap segala jenis perjudian tak hanya ditutup karena ada kasus Sambo saja, tapi ditutup secara permanen. Jadi selama-lamanya. Jangan hanya untuk pencitraan,” tandasnya.

Tindakan tegas yang diminta Abah Danial kepada polisi, yakni berani menindak semua bandar-bandar togel yang selama ini berani buka secara terang-terangan di desa-desa dan di kampung-kampung.

“Menangkap para bandar togel ini sebenarnya mudah bagi polisi. Tapi tinggal ada kemauan apa tidak. Polisi kan punya payung hukumnya terkait ini. Jadi mudah kok,” ujarnya.

Abah Danial juga mengungkapkan, sekitar sebulan yang lalu, kediamannya banyak didatangi para tokoh masyarakat, untuk membahas terkait maraknya togel, hingga akhirnya berkirim surat ke Polsek terdekat.

“Kemarin itu surat sudah masuk ke Polsek tapi sepi tindakan. Alhamdulillah, sekarang ada instruksi Kapolri dan ditutup semua. Mudah-mudahan ditutup permanen, atau selama-lamanya,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PD Muhammadiyah Kendal, KH Ikhsan Intizam. Secara terpisah, dirinya mengaku sangat bersyukur dengan dibubarkannya segala bentuk perjudian di Kabupaten Kendal.

Menurut Ikhsan, secara agama maupun secara perundang-undangan segala macam perjudian itu bertentangan dan melanggar hukum.

“Untuk membubarkan togel atau perjudian itu kami sebenarnya sudah lama menyampaikannya kepada pihak Polres Kendal. Tapi selama ini belum ditanggapi. Alhamdulillah sekarang berhenti. Mudah-mudahan ini tidak berhenti hanya sementara tapi berhenti untuk selamanya,” ungkapnya.

Ikhsan juga menyampaikan, pembubaran segala jenis penyakit masyarakat seperti perjudian sebenarnya mempertaruhkan nama baik institusi Polri.

“Ini merupakan pertaruhan nama baik Polri. Karena jika ke depan togel buka lagi, ya ini namanya hanya sekadar lipstik atau pencitraan saja,” ujarnya.

Ikhsan berharap di Indonesia, khususnya di Kendal, segala bentuk perjudian ditutup karena bertentangan dengan nilai-nilai agama, hukum, dan kemanusiaan.

“Ini harus ada kemauan yang kuat dari Polri untuk menghilangkan perjudian. Karena bisa menghancurkan mentalitas dari pemuda ataupun masyarakat Indonesia,” pungkasnya.(HS)

Lomba Lari Marathon akan Kembali Digelar di Area Candi Borobudur

Lantik Penjabat Bupati Pati, Ganjar Tak Bosan Ingatkan Integritas dan Antikorupsi