HALO KENDAL – Pemerintah Kecamatan Pegandon melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, dengan Tema “Bersinergi Membangun Kendal Semakin Maju dan Berdikari”, di Aula Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Selasa (11/2/2025).
Acara dihadiri Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi Pemerintahan, Wa Ode Selvi Darfiah mewakili Kepala Baperlitbang Kendal, para pimpinan OPD Kendal, Camat Pegandon, Junaedi beserta jajaran, Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania beserta anggota M Saefudin, dan Anggota Komisi D DPRD Kendal, Khasanudin, dan Forkopimcam Pegandon.
Acara diikuti oleh para kepala desa di Kecamatan Pegandon, Ketua Penggerak PKK kecamatan dan desa di Pegandon, para pimpinan organisasi kepemudaan dan organisasi keagamaan di Kecamatan Pegandon, BPD, instansi lintas sektoral Pegandon, forum anak, forum UMKM, karang taruna di Kecamatan Pegandon, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Pegandon.
Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi Pemerintahan pada Baperlitbang Kendal, Wa Ode menyampaikan, Pemkab Kendal sedang menyusun RKPD Tahun 2026, dan disisi lain sedang berproses menyusun RJPMD Kabupaten Kendal Tahun 2025-2029, yang berpedoman pada RPJPD Kabupaten Kendal Tahun 2025-2045.
“Kemudian, dalam RPJPD tersebut visi Kabupaten Kendal adalah Kendal berkontribusi untuk Indonesia emas di tahun 2045, yaitu mewujudkan Kabupaten Kendal berdaya saing sejahtera dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wa Ode menyampaikan, meskipun saat ini dalam proses penyusunan RPJMD Tahun 2025-2029, penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2026 ini masih mempedomani RPJMD tahun 2021-2026.
“Selain itu mempedomani RPJPD Kabupaten Kendal Tahun 2026-2045, juga mempedomani visi misi kepala daerah terpilih,” imbuhnya.
Dalam laporannya, Camat Pegandon Junaedi menyampaikan, tujuan pelaksanaan Musrenbangcam ini adalah untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Kendal Tahun 2026 pada OPD terkait, dan membuka ruang dialog yang transparan antara pemerintah dan masyarakat, untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan dilakukan secara akuntabel dan sesuai dengan kebutuhan yang ada di tingkat kecamatan.
“Adapun keluaran yang ingin dicapai adalah, sinkronisasi program dan kegiatan prioritas pembangunan pemerintah kecamatan dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan kabupaten. Kemudian menyepakati prioritas pembangunan kecamatan 2026,” ujarnya.
Lebih lanjut, Camat Pegandon mengatakan, tema Musrenbang RKPD tahun 2026 adalah Bersinergi Membangun Kendal Semakin Maju dan Berdikari, dengan maksud mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan sektor terkait untuk bekerja sama (bersinergi) dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kendal yang lebih baik, lebih maju, dan mandiri.
Adapun rencana usulan pembangunan kecamatan melalui aspirasi masyarakat, dijabarkan Junaedi, di antaranya penerangan Jalan Puguh – Dawungsari, Jalan Randu Gembyang Tegorejo – Pesawahan, Jalan Pegandon Gubugsari (rawan tawuran dan kecelakaan), perbaikan drainase Pegandon – Gubugsari (Genangan air/banjir), perbaikan drainase di Jalan Pegandon – Penanggulan (ditutupi toko/kios).
“Selanjutnya normalisasi Sungai Penut. Mulai dari Dawungsari Margomulyo, Pesawahan, hingga Karangmulyo, karena terjadinya banjir saat musim penghujan. Kemudian pengadaan lampu lalu lintas di perempatan jalan Desa Karangmulyo untuk mengurangi kecelakaan dan kemacetan. Serta Pengadaan palang pintu KAI di Desa Karangmulyo, perbaikan Jembatan Jalan Kabupaten di Desa Puguh – Magangan,” bebernya.
Selain itu, lanjut Junaedi, perbaikan tanggul Sungai Bodri Desa Tegorejo Penanggulan, rehabilitasi akses jalan usaha tani di Desa Wonosari dan Margomulyo.
“Ada juga perbaikan jalan mulai perempatan Pegandon hingga Tegorejo, kemudian pelatihan berkelanjutan pupuk organik di Desa Wonosari, serta melanjutkan pembangunan jalan Tegorejo – Puguh atau Jalan AMD,” imbuhnya.
Sementara dalam kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania berharap, melalui Musrenbang RKPD, apa yang menjadi rencana pembangunan di Kecamatan Pegandon nantinya bisa terealisasi dengan baik.
Menurut Politisi Gerindra tersebut, saat ini sedang dilakukan efesiensi anggaran untuk infrastruktur, sehingga pihaknya tidak menjajikan realisasi yang terlalu tinggi, namun akan tetap diupuyakan optimal.
“Tadi saya sudah menyaksikan langsung apa yang menjadi usulan-usulan pembangunan terkait infrastruktur. Walau saat ini ada efesiensi anggaran, namun akan kita upayakan dengan optimal, baik mencari bantuan dari pemerintah provinsi maupun dari pemerintah pusat,” ungkap Sisca. (HS-06)