in

Rivalitas Kian Panas dalam Tiga GP Terakhir

HALO SPORT – Rivalitas antara Pecco Bagnaia (tim Lenovo Ducati) dan Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati) dipastikan kian sengit. Persaingan keduanya bakal semakin panas dalam tiga Grand Prix (GP) terakhir.

MotoGP musim ini tinggal menyisakan GP Malaysia (10-12 November 2023), GP Qatar (18-20 November 2023), dan GP Valencia (24-26 November 2023).

Pada MotoGP Thailand di Sirkuit Chang, Buriram, (Minggu 23/10/2023), Martin finis pertama disusul Bagnaia, dan Brad Binder (Red Bull Tim KTM).

Kini, Martin berhasil memangkas jarak dan tinggal terpaut 13 poin di belakang Bagnaia sebagai pemimpin klasemen sementara. Jorge mengemas 376 poin, sedangkan Pecco 389 angka.

Bagnaia sebenarnya finis ketiga, tapi akhirnya naik ke posisi kedua karena Binder didemosi gara-gara melanggar aturan trek limit. Peringkat ketiga ditempati Marco Bezzecchi (Mooney VR46/310 poin), dan Binder (249 poin).

Martinantor, julukan Martin, menyatakan siap menggeser Bagnaia dan menjadi juara dunia baru.

Namun, Pecco, yang dalam lima GP terakhir keteteran oleh kecepatan Martin, mengaku tetap tenang.

Mantan anak didik Valentino Rossi itu masih percaya diri bisa memperpanjang dominasinya di kelas utama.
Sementara itu, mantan pembalap Ducati, Danilo Petrucci, menyambut gembira persaingan Bagnaia versus Martin.

’’Pembalap pabrikan malah punya banyak tekanan dari sepeda motor,’’ ujar Petrucci seperti dilansir dari Motosan.

Satu hal yang disorot Danilo adalah perbedaan tekanan di antara kedua rider itu.

Jorge, yang merupakan pembalap satelit, seharusnya bisa memanfaatkan minimnya tekanan untuk membuat kejutan.

Sebagai pembalap tim satelit, lanjut Petrucci, Martin sudah menunjukkan betapa besar pencapaiannya.

’’Yang menanggung beban kemenangan adalah pembalap dengan sepeda motor tim pabrikan,’’ tegasnya.(HS)

Dinkes Kota Semarang: Tercatat Ada Penurunan Angka Stunting Sebanyak 84 Anak Pada September

Tundukkan Persija, PSIS Panaskan Rivalitas Papan Atas