in

Realisasi Investasi Kendal Tertinggi di Jawa Tengah

Ilustrasi Kawasan Industri Kendal atau Kawasan Ekonomi Khusus. (Foto istimewa)

HALO KENDAL – Kabupaten Kendal mencatatkan realisasi investasi sepanjang tahun 2024 sebesar Rp 14,2 triliun. Dengan nilai realisasi sebesar itu, Kendal menjadi kabupaten dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah.

Berdasarkan data dari DPMPTSP Jawa Tengah, total realisasi investasi di Jawa Tengah pada tahun 2024 yang miliputi PMA dan PMDN mencapai Rp 88,44 triliun. Capaian ini menegaskan posisi Kendal sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah.

Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya investasi di Kabupaten Kendal adalah keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK). Sejak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada tahun 2019, KIK telah berhasil menarik banyak investor.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal Anang Widiasmoro mengatakan, peningkatan realisasi investasi di Kabupaten Kendal merupakan hasil dari proses kolaborasi seluruh stakeholders sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Menurutnya, semua stakeholder bekerjasama bahu-membahu dalam membangun daya tarik dan daya saing investasi daerah, karena hal itu sangat bergantung pada kondusivitas wilayah.

“Seperti penyediaan infrastruktur penunjang, ketersediaan portofolio dan tenaga kerja, insentif daerah ataupun akses kemudahan dalam berusaha,” ujarnya, Jumat (14/2/2025).

Menurut Anang, peningkatan investasi tersebut diharapkan menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap, ke depan, terjalin kerja sama antara pelaku industri besar, industri menengah dan kecil serta UMKM untuk menggerakkan sektor riil melalui pola kemitraan sehingga pada akhirnya akan menurunkan angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara Executive Director dari PT KIK, Juliani Kusumaningrum mengungkapkan, terhitung sejak diresmikan pada 2016 hingga tahun 2024, total realisasi investasi di KEK Kendal mencapai Rp 142,96 triliun, dengan total 123 perusahaan dan diproyeksikan penyerapan tenaga kerja mencapai lebih dari 60.000 orang.

Menurutnya, peningkatan investasi di KEK Kendal tidak lepas dari dukungan infrastruktur yang memadai serta kemudahan perizinan yang diberikan kepada para investor.

“Dengan adanya aksesibilitas yang baik, termasuk konektivitas ke pelabuhan dan jalan tol, KEK Kendal menjadi salah satu lokasi paling strategis bagi pengembangan industri di Jawa Tengah,” ujar Juliani. (HS-06)

 

Sidak Kelangkaan Gas Elpiji Bersubsidi, Komisi B Datangi SPBE dan Agen

Duel Maut Pelajar Semarang Terungkap, Motifnya Sering Musuhan Tawuran Antar Sekolah