in

Puluhan Tahun Terisolasi, Dua Dusun Pesisir Kendal Kini Terhubung Jalan Beton

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat meninjau progres pembangunan jalan di Desa Sekucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Selasa (6/1/2026).

HALO KENDAL – Setelah puluhan tahun bergulat dengan jalan rusak dan lumpur, warga dua dusun terpencil di pesisir Kendal akhirnya bisa bernapas lega. Dusun Larangan dan Dusun Sigentong, Desa Sekucing, Kecamatan Rowosari, kini mulai terbuka dari keterisolasian seiring dibangunnya jalan kabupaten sepanjang 950 meter.

Jalan baru selebar enam meter itu dibangun dengan konstruksi cor beton atau rigid beton, menggantikan jalur lama yang sebelumnya becek dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Bagi sekitar 300 kepala keluarga yang tinggal di dua dusun tersebut, kehadiran jalan ini menjadi akses vital menuju pusat pemerintahan desa maupun ibu kota kecamatan.

Tak hanya mempermudah mobilitas warga, jalur ini juga memiliki nilai strategis bagi pengembangan wilayah. Jalan tersebut menghubungkan dua destinasi wisata pesisir Kendal, yakni Pantai Manis dan Pantai Sendang Asih, yang selama ini potensinya terhambat buruknya akses transportasi.

Sebelum pembangunan dilakukan, kawasan pesisir Desa Sekucing dikenal dengan kondisi jalan yang rusak parah. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan publik kerap tersendat akibat sulitnya mobilitas warga.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut pada Selasa (6/1/2026), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kendal.

Menurutnya, infrastruktur dasar seperti jalan memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini minim sentuhan pembangunan.

“Pembangunan infrastruktur jalan ini kami prioritaskan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Target kami di tahun 2026, sebanyak 80 persen jalan kabupaten sudah dalam kondisi mantap, sementara sisanya berada pada kategori rusak sedang,” tegas Bupati.

Apresiasi atas pembangunan jalan ini disampaikan Sekretaris Desa Sekucing, Mashudi. Ia menyebut, selama puluhan tahun Dusun Larangan dan Dusun Sigentong nyaris terisolasi dan belum pernah menikmati pembangunan jalan baru.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal. Selama puluhan tahun dua dusun ini terisolasi dan baru kali ini mendapatkan pembangunan jalan yang layak,” ungkap Mashudi.

Meski demikian, Mashudi berharap pembangunan dapat dilanjutkan. Pasalnya, masih terdapat sekitar 500 meter jalan yang belum dicor dan sangat dibutuhkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Semoga sisa jalan yang belum dicor bisa segera diselesaikan tahun ini, agar akses warga semakin mudah dan kegiatan ekonomi bisa berkembang,” ujarnya.

Harapan serupa juga datang dari pengelola Pantai Sendang Asih, Heni Endang Setyowati. Ia optimistis, perbaikan akses jalan akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kalau jalannya sudah bagus, wisatawan lebih mudah datang. Dampaknya tentu sangat membantu perekonomian warga dan pelaku wisata di sekitar pantai,” katanya.

Dengan terbukanya akses jalan di wilayah pesisir Desa Sekucing, pemerintah daerah berharap konektivitas antarwilayah semakin lancar, sektor pariwisata tumbuh, dan perekonomian masyarakat pesisir Kendal bergerak lebih cepat.(HS)

Bu Ngatimah Tak Sendirian Saat Risiko Datang

Pesona Taman Bank Jateng di Festival of Light Batang