in

Pulang dari Rumah Sakit, Korban Fiber Optik Sampaikan Terima Kasih pada Kapolri

Keterangan pers terkait kondisi Sultan Rifat Alfatih, korban jeratan kabel optik di Jalan Pangeran Antasari. (Foto : setkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sultan Rifat Alfatih, korban jeratan kabel optik di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, 5 Januari 2023 silam, kini sudah boleh pulang.

Dia beserta keluarganya pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, yang telah memberikan kesempatan pada Sultan untuk mendapat perawatan di RS Polri Kramatjati.

Karumkit RS Polri Kramatjati, Brigjen Pol Hariyanto, menyatakan Sultan Rifat sudah boleh pulang sejak dua pekan silam.

Tim dokter memutuskan Sultan sudah bisa melakukan rawat jalan, setelah menjalani perawatan selama 4 bulan.

“Tindakan yang dilakukan terhadap ananda Sultan, mulai dari perbaikan keadaan umum untuk mempersiapkan tindakan dan psikiatri, operasi, dan pascaoperasi termasuk speech terapi, dan fisioterapi yang akan dilanjutkan dengan rawat jalan,” ujar Karumkit, Selasa (12/12/2023), seperti dirilis humas.polri.go.id.

Karumkit menambahkan, badan Sultan juga sudah semakin meningkat. Awal masuk di RS Polri berat badannya hanya 46 kilogram, lalu setelah menjalani perawatan 4 bulan menjadi 56 bulan.

“2 minggu di rumah 61 kilogram,” jelas Karumkit.

Ketua Tim Penanganan, Yosita Rahma, mengatakan setelah Sultan menjalani operasi terakhir, pada 16 November 2023 silam, yang bersangkutan sudah bisa makan.

Setelah dilakukan pemantauan dan dinyatakan membaik semua, maka Sultan diperbolehkan pulang.

“Pasien sudah bisa makan bubur dengan baik. Pasien juga sudah bisa berbicara dengan eletrolaring, gizi sudah baik, berat badan sudah bertambah, dan luka di leher sudah membaik,” ungkapnya.

Ayah Sultan pun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, atas fasilitas pengobatan yang diberikan kepada anaknya.

Kepada Kapusdokkes Polri, Karumkit, dan seluruh dokter hingga tim medis pun dihaturkan terima kasih.

“Ini suatu yang luar biasa buat kami, apresiasi yang kami untuk mengucapkan pun kami sulit. Yang seperti ini hari 371 sejak kecelakaan kami tidak pernah membayangkan situasinya bisa seperti ini, karena di benak kami hanya ada kesedihan dan keputusasaan,” ujar Fatih Nurul Huda.

Ia pun membeberkan bahwa anaknya di rumah sudah beraktivitas 100% normal. Sultan sudah bisa bermain basket, bermain sepeda, mengangkat benda berat, bahkan belajar motor.

Sultan sendiri angkat bicara. Ia menyatakan sangat senang bisa kembali berbicara dan pulih.

“Yang utama dan paling utama saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Karumkit, Kapusdokkes, yang juga sudah bekerja sama dan saya saat ini merasa jauh lebih baik lagi,” jelas Sultan. (HS-08)

Setjen DPR Bersama STAN dan Universitas Trisakti Gelar Seminar Outlook Perpajakan 2024

Prabowo: Kita Tidak Perlu Saling Menghasut, Rakyat Butuh Kesejukan