HALO SEMARANG – Setelah kurang lebih empat tahun bekerja sama, PSIS dan penjaga gawang, Jandia Eka Putra resmi mengakhiri kerja sama.
Pada Rabu (8/6/2022) siang, kedua belah pihak telah sepakat untuk mengakhiri kontrak dan tidak bekerja sama lagi di kompetisi Liga 1 2022/2023.
“Hari ini kami sampaikan bahwa PSIS dan Jandia resmi mengakhiri kerja sama. Atas nama manajemen kami sampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Jandia selama ini,” tutur Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi pada Rabu (8/6/2022).
Yoyok Sukawi mewakili manajemen PSIS juga mendoakan supaya Jandia selalu diberi kesehatan dan kesuskesan di labuhan barunya.
“Sukses dan sehat selalu untuk Jandia di mana pun berkarir. Sampai jumpa lagi di stadion saat pertandingan lawan PSIS,” pungkas Yoyok Sukawi.
Sebagai informasi, Jandia Eka Putra yang lahir di Padang, 14 Juli 1987 menjadi penjaga gawang PSIS sejak 2018. Saat membela tim kebanggaan warga Kota Semarang ini, Jandia hampir selalu mendapat kepercayaan dari pelatih untuk menjaga penjaga gawang utama PSIS.
Di Liga 1 2021, kiper dengan gaya rambut kucir ini tampil cukup konsisten menjaga gawang Mahesa Jenar. Sayangnya, masalah hukum yang menimpanya jelang persiapan Liga 1 2022, membutanya terlambat bergabung dengan tim untuk latihan. Alasan inilah yang kemungkinan menjadi penyebab putus kontraknya kiper senior tersebut dengan PSIS.(HS)