HALO SEMARANG – Lintas Komunitas Relawan Kota Semarang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendirikan Posko Mudik Gombel. Posko ini diadakan untuk memberikan fasilitas gratis bagi pemudik yang melintasi maupun menetap di Kota Semarang.
Pelayanan yang diberikan yakni mulai dari tempat beristirahat, menginap di tenda, bengkel, mandi cuci kakus (MCK), kesehatan dan tempat beribadah. Bahkan di posko tersebut disediakan pula mainan mobil remot untuk refresing pemudik yang mengajak anaknya.
Salah satu keunggulan di Posko Mudik Gombel ini adalah pemudik bisa menginap di tenda berkapasitas empat orang dengan view perkotaan Semarang yang indah. Di waktu malam hari, pemudik akan disuguhkan dengan pemandangan city light yang menawan.
Jika ingin merasakan pengalaman tersebut, pemudik hanya perlu datang ke posko tersebut. Ketika sudah berada di lokasi, pemudik akan disambut dan dilayani oleh para relawan yang sedang berjaga.
Pada Sabtu (15/4/20243) malam, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendatangi posko tersebut. Ia pun kagum dengan sejumlah fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh para relawan.
“Ini dari teman-teman relawan sudah mendahului membuka posko yang setiap tahun ada di sini, kecuali pada tahun 2020-2021 karena pada saat itu pandemi Covid-19. Tahun 2022 ada, namun lingkupnya masih kecil. Tapi itu tidak menjadi masalah,” ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.
Mbak Ita, sapaan akrabnya mengaku posko ini akan sangat bermanfaat bagi para pendatang dari luar Kota Semarang. Apalagi dengan dicabutnya PPKM oleh pemerintah pusat, pihaknya memprediksi jumlah masyarakat yang akan datang di Kota Semarang meningkat.
“Oleh bapak Presiden diperbanyak cuti bersamanya sehingga pasti banyak masyarakat yang akan mudik khususnya di Kota Semarang atau hanya lewat. Kalau hanya pemudik yang melewati Kota Semarang diperkirakan ada 13 juta orang, nah ini ada yang mudik atau hanya melewati,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya juga telah mendirikan posko-posko lain di luar inisiasi yang dilakukan oleh relawan. Dari persiapan menjelang mudik, pihaknya dengan stakeholder telah menyediakan 13 titik posko.
“Ini saya maturnuwun (terima kasih) juga kepada relawan-relawan yang sudah mengadakan posko mudik yang ada di Gombel ini,” terangnya.
Menurutnya, pemilihan pendirian posko di Gombel sangatlah tepat. Hal itu lantaran wilayah yang berada di Kecamatan Banyumanik itu merupakan pintu keluar dari Kota Semarang.
“Biasanya banyak masyarakat yang hendak mudik ke Solo, Jogja dan pasti akan melawati daerah Gombel ini. Ini sudah beberapa kali mendirikan posko di sini dan teman-teman relawan sangat setia ada di Gombel ini. Kita harapkan kita mulai lebih besar,” paparnya.
“Tentunya kita dari Pemerintah Kota akan mensupport, tadi ada dapur umum, kesehatan dan mungkin kebutuhan lainnya kita akan support juga,” lanjutnya.
Sementara itu, Korlap Posko Mudik Gombel, Joko Purwanto menerangkan, ada 12 tenda menginap gratis untuk pemudik. Pada hari ini sudah ada lima keluarga yang menginap dan merasakan fasilitas Posko Mudik Gombel.
“Fasilitas gratis semua. Kita juga ada tenda kapasitas empat orang untuk menginap dengan view perkotaan,” katanya.
Di sisi lain, salah satu pemudik, Siti Ainun mengaku beruntung bisa merasakan kenyamanan saat menginap di Posko Mudik Gombel. Ia dan saudaranya yang hendak menuju ke Sragen itu pada tahun sebelumnya juga sudah pernah merasakan fasilitas di sini.
“Menginap di sini rasanya nyaman dan fasilitasnya gratis. Apalagi kalau malam hari view sangat bagus. Sangat rekomendasi untuk mampir dan beristirahat di sini,” imbuhnya.(HS)