in

Pemkab Rembang Gelar Operasi Pasar Jaga Ketersediaan Elpiji 3 Kg

Petugas Pertamina melayan masyarakat dalam operasi pasar elpiji 3Kg di Kabupaten Rembang, baru-baru ini. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bekerja sama dengan Pertamina, menggelar operasi pasar elpiji 3 kilogram di Kecamatan Rembang, belum lama ini.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap elpiji bersubsidi.

Operasi pasar mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pelaku usaha kecil. Warga tampak tertib mengantre untuk mendapatkan elpiji 3 kg yang disalurkan langsung melalui agen resmi dengan pengawasan petugas Dindagkop dan UKM serta Satpol PP Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, mengatakan pelaksanaan operasi pasar merupakan langkah yang diambil pemerintah daerah untuk merespons meningkatnya kebutuhan elpiji 3 kg di masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

“Meningkatnya permintaan dari masyarakat hari ini karena banyak warga yang punya hajat (pernikahan/khitanan) dan tradisi sedekah desa (sedekah bumi). Kegiatan-kegiatan tersebut membuat warga memasak dalam porsi besar, sehingga memerlukan konsumsi elpiji 3 kg di atas kebutuhan normal,” terang Mahfudz di sela-sela memantau operasi pasar.

Menurut Mahfudz, hasil pemantauan yang dilakukan Dindagkop dan UKM menunjukkan Kecamatan Rembang menjadi wilayah dengan tingkat permintaan elpiji 3 kg yang relatif tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pembelian elpiji dalam operasi pasar dilakukan dengan sejumlah ketentuan. Masyarakat diwajibkan membawa kartu identitas dan tabung elpiji 3 kg kosong.

“Warga yang mau membeli wajib membawa KTP dan tabung gas 3 kg kosong. Satu KTP hanya berlaku untuk pembelian satu tabung elpiji 3 kg, dengan harga sesuai HET Rp18 ribu,” imbuhnya.

Mahfudz menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar tidak mengurangi kuota reguler elpiji 3 kg yang telah dialokasikan untuk Kabupaten Rembang. Pemerintah daerah juga akan terus memantau perkembangan kebutuhan masyarakat sebagai bahan evaluasi langkah selanjutnya.

Salah seorang pedagang di Pasar Rembang, Sri Endang Wati, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat memperoleh elpiji 3 kg dengan harga sesuai ketentuan.

“Ini sangat membantu sekali bagi kami, karena di masyarakat saat ini mencari elpiji 3 kg sangat sulit. Bahkan kalaupun ada, harganya pasti mahal. Tapi karena butuh, ya terpaksa tetap dibeli. Dengan adanya operasi pasar berharga murah ini, kami merasa sangat diringankan,” kata dia.

Melalui operasi pasar tersebut, Pemkab Rembang berharap kebutuhan elpiji 3 kg masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, terutama pada periode meningkatnya aktivitas masyarakat yang membutuhkan konsumsi energi lebih besar dari biasanya. (HS-08)

 

 

Inovasi Terasi Oven Kemasan Mengantar UMKM Sidowayah Tembus Pasar Internasional

Pemkab Boyolali, PMI, dan Baznas Beri Bantuan Korban Kebakaran di Simo