in

Polda Metro Jaya : 380 Pemudik yang Kembali ke Jakarta Positif Covid-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kekhawatiran pemerintah bahwa pergerakan masyarakat dalam mudik 2021 ini akan meningkatkan jumlah warga yang terpapar Covid-19 mulai terbukti. Polda Metro Jaya mencatat, dari sebanyak 58.601 pemudik yang telah kembali ke wilayah DKI Jakarta, 380 orang reaktif atau positif Covid-19.

“Dari 58.601 pemudik, tercatat sekitar 380 orang reaktif Covid-19 atau positif, sementara sisanya non-reaktif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Untuk diketahui, pada 21 Mei lalu, pemudik yang terpapar sejumlah 276 orang dan kemarin menjadi 380 orang. Ratusan pemudik yang terpapar Covid-19 itu, diketahui dari swab antigen di 14 titik pos yang disediakan.

Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, ratusan warga tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri di beberapa tempat yang ditentukan. Sebanyak 65 orang diketahui tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

“Sebanyak 191 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, 65 orang dirujuk ke Wisma Atlet, dan 124 orang lainnya menjalani isolasi di tempat rujukan lain,” terangnya.

Yusri Yunus menambahkan, untuk rujukan lainnya ini, diberikan khusus kepada warga yang bukan berasal dari DKI Jakarta. “Jadi misalnya, jika rumahnya di Lebak, Banten, maka kita berkoordinasi dengan satgas Covid-19 Lebak, untuk menjemput, agar yang bersangkutan bisa menjalani isolasi,” jelasnya.

Kombes Pol Yusri Yunus, juga menegaskan pihaknya sudah melakukan upaya maksimal seperti menggelar swab antigen gratis dan mendatangi rumah warga yang mudik, untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Polsek-polsek pun turut menyediakan layanan swab antigen gratis. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai serta mengantisipasi lonjakan positif rate Covid-19 pasca libur Lebaran 2021,” jelas Kabidhumas.

Dengan adanya peningkatan kasus ini, masyarakat diharapkan tidak menyepelekan bahaya penyebaran Covid-19. Masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, mengenakan masker secara benar, menghindari dan mencegah berkerumun, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. (HS-08)

Penguatan UMKM Untuk Bertahan Di Masa Krisis Akibat Pandemi

Penumpang Lewat Pelabuhan Bakauheni Wajib Rapid Test Antigen