in

Polda Jateng Buru Provokator Kericuhan saat Pengajian Habib Rizieq

Pengajian Habib Muhammad Rizieq Shihab di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah diwarnai kericuhan, Rabu (23/7/2025) malam.

HALO SEMARANG – Polda Jateng memburu provokator kericuhan saat pengajian Habib Rizieq di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025) lalu. Saat ini kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan.

Kepolisian menyebut sudah ada titik terang dalam kericuhan itu. Polisi hampir memastikan dalang dari kasus bentrok antar dua kelompok yakni Front Persaudaraan Islam (FPI) Jawa Tengah dengan Perjuangan Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS).

“Iya kasus sudah naik ke penyidikan, sudah ada korban sudah ada tindak pidananya, jadi tersangka sedang kami cari,” ujar Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio di Mapolda Jateng, Senin (28/7/2025).

Dia mengatakan, akibat kejadian ini, 16 orang alami luka-luka. Selain anggota ormas, sejumlah anggota Polri juga mendapatkan tindakan kekerasan saat melakukan pengamanan.

Dia mengatakan, kasus ini ditindaklanjuti setelah anggota Polri yang alami luka membuat pelaporan. Para anggota Polri tersebut melaporkan pasal 170 KUHP dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan.

“Ada lima anggota Polres Pemalang yang melapor karena dikeroyok saat melakukan pengamanan ketika peristiwa kericuhan terjadi,” kata Kasubdit I Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, AKBP Agus Endro Wibowo.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban, prtugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa kayu, batu bata, dan sejumlah rekaman video saat terjadi keributan. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap empat kepala dusun, dua korban warga Pekalongan yang tergabung dengan ormas PWI LS.

“Untuk panitia acara pengajian dan para pentolan dari kedua ormas tersebut masih proses pemanggilan,” tandasnya.(HS)

CJIBF 2025, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan 15 Proyek Investasi Jawa Tengah pada Calon Investor

Wali Kota Semarang Ajak Investor Bangun PSEL Jatibarang