HALO JEPARA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jepara, menggelar Konferensi Kerja Tahun Pertama Masa Bakti XXII tahun 2022, di Gedung PGRI Kabupaten Jepara, Kamis (28/7/2022).
Acara yang mengusung tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” ini, dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Mudrikatun mewakili Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta.
Hadir pula Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Muhdi, Ketua PGRI Kabupaten Jepara, Subandi; Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara, Ali Hidayat; dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Najib.
Dalam sambutannya, Mudrikatun menyampaikan harapan agar PGRI memiliki visi dan misi yang selaras dengan pemerintah, serta peran pendidikan untuk kemajuan anak bangsa nantinya.
“Kami akan memprioritaskan pendidikan di Kabupaten Jepara. dan kami juga berharap, semua guru di Kabupaten Jepara memiliki inovasi dan kreativitas dalam mengajar. Inovasi-inovasi dan metode pembelajaran harus kita kembangkan. Dunia pendidikan menjadi barometer bangsa, guru menjadi sosok sentral dalam kehidupan bangsa,” imbuhnya Mudrikatun.
Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Muhdi, mengatakan peran selaku guru sangat penting. Ia memohon kepada pada para guru untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dalam belajar mengajar.
Zaman semakin berkembang, untuk itu penting bagi para guru untuk belajar menggunakan teknologi yang terus maju. Di bidang pendidikan, guru harus mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan pembelajaran untuk membentuk karakter anak yang baik dan kompetitif. Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya mengajak semua guru bangkit untuk maju. Saya juga berharap anak-anak mempunyai kecerdasan intelektual, anak-anak memiliki kecerdasan spiritual, beriman dan berakhlak mulia,” ujar Muhdi.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Jepara Subandi, menyampaikan harapannya kepada PGRI Kabupaten Jepara untuk segera mengambil peran. Subandi juga mengajak semua elemen guru dari cabang hingga ranting untuk bahu membahu, bergandeng tangan, rapatkan barisan dan meluruskan niat untuk meningkatkan kompetensi. (HS-08)