in

Percepat Penanganan Stunting, Pemkab Kendal Sosialiasikan Program BAAS

Sosialisasi Surat Edaran Bupati Kendal tentang Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kendal, yang dilaksanakan di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (30/10/2023).

HALO KENDAL – Untuk percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi Surat Edaran (SE) Bupati Kendal tentang program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kendal, yang dilaksanakan di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (30/10/2023).

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya sekaligus membuka acara mengatakan, stunting menjadi fokus perhatian bagi semuanya. Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting Kendal sebesar 17,5 persen.

Untuk menurunkan prevalensi stunting tersebut menjadi 14 persen di tahun 2024, maka menuju penghujung tahun 2023 harus fokus melalui aksi nyata intervensi kepada sasaran stunting.

“Tujuan diadakannya Sosialisasi Surat Edaran Bupati Kendal tentang Percepatan Penurunan Stunting melalui Program Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting di Kabupaten Kendal adalah untuk menghimbau seluruh pihak, supaya berpartisipasi dalam program BAAS sebagai upaya akselerasi atau percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kendal,” kata Wabup Kendal

Dijelaskan, BAAS adalah program mulia sebagai bentuk gotong-royong bersama untuk penanganan stunting di Kendal. Untuk itu Wabup Kendal mengimbau kepada seluruh ASN, pimpinan perusahaan BUMN, BUMD, swasta, serta seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjadi
BAAS minimal satu bayi di bawah dua tahun (baduta) stunting selama minimal 90 hari.

“Komitmen seluruh elemen beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, TPPS Kecamatan, hingga TPPS Desa diperlukan untuk menyelesaikan kasus stunting yang tidak sedikit di Kabupaten Kendal,” tandas Wabup Kendal.

Untuk itu, program BAAS harus didukung selaras dengan diterbitkannya Surat Edaran Bupati Nomor 440/2558/2023. Dukungan dapat melalui salah satu dari empat poin, yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diwujudkan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 20 ribu, yang diberikan selama 90 hari dengan total Rp 1,8 juta, yang disampaikan melalui Sekretariat Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal untuk diolah menjadi makanan siap saji tinggi protein oleh Tim Pendamping Keluarga yang ada di tiap desa/kelurahan.

Kemudian, lanjut Wabup Kendal, dengan pemberian dua butir telur setiap hari yang diberikan selama minimal 3-6 bulan, yang disalurkan melalui Tim Pendamping Keluarga yang ada di tiap desa/kelurahan.

Berikutnya, dengan menyisihkan satu porsi masakan rumahan lengkap siap saji sesuai dengan gizi seimbang untuk satu baduta stunting selama 90 hari tanpa putus, disalurkan melalui Tim Pendamping Keluarga yang ada di tiap desa/kelurahan.

“Yang terakhir, memberikan bantuan sesuai kemampuan dan keikhlasan, disampaikan melalui Sekretariat Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal untuk diolah menjadi makanan siap saji tinggi protein oleh Tim Pendamping Keluarga yang ada di tiap desa atau kelurahan,” beber Wabup Kendal.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga berpesan, Tim Percepatan Penurunan Stunting di kecamatan serta desa/kelurahan diharapkan melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan intervensi dan progres penurunan stunting di masing-masing wilayah selama 90 hari kedepan.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Kendal tentang percepatan penurunan stunting melalui program bapak atau bunda asuh anak stunting dapat berdampak signifikan dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kendal,” pungkas Wabup Kendal.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi upaya Penurunan Angka Stunting, oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kendal, Albertus Hendri Setyawan. (HS-06)

 

Maksimalkan Pemanfaatan Aset Pemkot Tak Produktif, Mbak Ita Gandeng Petani dengan Sistem Bagi Hasil

Begini Tips Pilih Kelas Pelatihan Peserta Prakerja Gelombang 62 yang Tepat dari Tokopedia