HALO SEMARANG – Asisten Operasi Kapolri selaku Karendalops Tribrata Jaya, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, meninjau pengamanan KTT ASEAN ke-43 di Command Center 91, Polda Metro Jaya, Selasa (5/9/2023).
Dalam tinjauan tersebut, Agung menyatakan bahwa situasi pengamanan berlangsung baik dan aman.
Pihaknya masih terus memantau perkembangan situasi keamanan di Jakarta dan sekitarnya.
“Situasi pengamanan berlangsung baik dan aman. Kami masih monitor dengan baik,” kata Agung, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Ia menjelaskan bahwa pengamanan KTT ASEAN ke-43, dibagi menjadi empat ring. Ring 1 adalah pengamanan di dalam JCC, ring 2 adalah pengamanan di sekitar JCC, ring 3 adalah pengamanan di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur, dan ring 4 adalah kawasan penyanggah yang meliputi Polda Banten, Polda Jawa Barat, dan Polda Metro Jaya.
“Untuk pengamanan tamu VVIP, langsung di bawah Mabes TNI. Kita melakukan pengamanan VIP serta pengawalan kepada VVIP yang bergabung Bersama paspampres,” kata Agung.
Agung juga menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki tantangan khusus dalam mengamankan KTT ASEAN ke-43.
Menurutnya, Polri telah memiliki pengalaman pengamanan acara internasional seperti KTT G20 di Bali.
“Pada prinsipnya tantangan tidak ada, karna ini pengalaman kita sepeti ktt G20 di Bali jadi pada prinsipnya tantangan nya tidak ada,” kata Agung.
KTT ASEAN ke-43 diselenggarakan pada 5-7 September 2023 di Jakarta Convention Center (JCC).
KTT tersebut akan dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan dari 10 negara anggota ASEAN, serta mitra dialog ASEAN.
Sebelumnya, Polri telah mempersiapkan 8 satuan tugas khusus, untuk memastikan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta pada 5-7 September 2023 dapat berjalan lancar.
Kabaharkam Polri, Irjen Fadil Imran menegaskan bahwa seluruh kekuatan pengamanan, yang terdiri atas 6.182 personel dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten, dan Polda Jabar, telah siap untuk melaksanakan tugas mereka.
Fadil menjelaskan bahwa Polri bertugas di Ring 3. Adapun delapan satuan tugas yang terlibat mencakup berbagai aspek pengamanan, termasuk tindakan preemtif, preventif, pengawalan rombongan, pengaturan lalu lintas, serta satuan tugas gakkum (gangguan, kerusuhan, kejahatan umum, dan penyeberangan ilegal).
“Kami Polri berada di bawah pangko gab pat pam, kami bertugas di ring 3 dan seluruh personil yang terdiri dari 8 satgas mulai dari preemtif, preventif, polakir, pengawalan rombongan, satgas gakkum, satgas Humas, bantuan operasi, serta satgas Anti teror,” kata Fadil saat live TV One di Command Center 91 Ops Tribrata Jaya Polda Metro Jaya dikutip Selasa (5/9/2023).
Fadil juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan selama KTT ASEAN berlangsung.
Polri mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi yang berguna bagi tugas pengamanan, serta melaporkan segala hal yang dianggap mencurigakan.
Pengamanan KTT ASEAN adalah tugas yang kompleks, dan Polri bersama seluruh pihak terkait bertekad untuk memastikan acara ini berjalan dengan sukses dan aman.
Melalui kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan keamanan selama KTT ASEAN dapat terjaga dengan baik. (HS-08)