DI tengah hiruk-pikuk Kota Semarang, secercah cahaya tumbuh dari hati-hati kecil yang tekun belajar Al-Qur’an. Cahaya itu hadir dalam IMTIHAN TPQ Khairunnisa, sebuah kegiatan penuh makna yang digelar Minggu, 14 Desember 2025, di Fun & Play Playground Louis Kienne Pemuda, Jalan Pemuda, Semarang Tengah.
Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja ini diikuti lebih dari 50 santri dan santriwati, didampingi sekitar 100 orang tua dan pendamping. Sejak pagi, suasana ceria dan haru menyelimuti acara yang menjadi penanda perjalanan belajar anak-anak dalam menapaki pendidikan Al-Qur’an.
Dalam IMTIHAN tersebut, para santri menampilkan hafalan Al-Qur’an, doa-doa harian, bacaan tartil, hingga pertunjukan islami. Setiap lantunan ayat yang mereka bacakan menjadi bukti nyata dari proses panjang membangun karakter sejak dini.
Mengusung semangat “Membentuk Hati, Menumbuhkan Ilmu, Menguatkan Akhlak Qur’ani”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil belajar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada santri berprestasi. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat agar para santri terus mencintai Al-Qur’an dan tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan shalihah.
Usai sesi penampilan, kebahagiaan anak-anak semakin lengkap ketika mereka diberi kesempatan bermain secara bebas di arena Fun & Play Playground. Seluruh fasilitas, mulai dari wahana bermain, konsumsi, hingga kebutuhan acara, disediakan secara gratis.
Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja dalam menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang inklusif, ramah anak, dan penuh kasih sayang.
Dukungan penuh juga datang dari Klinik Kecantikan Immoderma Semarang sebagai orang tua asuh melalui program CSR Kekeluargaan. Peran Immoderma tak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, kepedulian, serta doa agar generasi Qur’ani dapat tumbuh dengan akhlak mulia.
Founder Immoderma Semarang, dr. Ayuningtyas Utami, M.Biomed, menegaskan bahwa kecantikan sejati tidak hanya tampak dari luar, tetapi berawal dari hati yang bersih dan akhlak yang baik.
“Cantik dari hati adalah kecantikan yang paling abadi. Melihat anak-anak membaca Al-Qur’an dengan penuh kegembiraan menjadi pengingat bahwa pendidikan yang dilandasi cinta akan melahirkan generasi yang bercahaya,” ungkapnya.
IMTIHAN TPQ Khairunnisa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan perayaan ketekunan anak-anak, ungkapan syukur orang tua, dedikasi para ustadzah bersertifikasi, serta kemenangan kecil bagi pendidikan Al-Qur’an gratis.
Dari kawasan Karanganyar Gunung, Candisari, Semarang, harapan itu tumbuh—melahirkan generasi yang kuat akhlaknya, cerdas ilmunya, dan indah hatinya.
Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja, TPQ Khairunnisa, dan Immoderma Semarang yang terus memadukan pendidikan, kepedulian, dan cinta, sehingga anak-anak dapat belajar dan bermain dalam suasana hangat layaknya keluarga.(HS)


