HALO PEKALONGAN – Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pekalongan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah stakeholder, untuk memperkuat peningkatan kualitas lembaga-lembaga pendidikan tersebut,
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan, Zainul Hakim dan Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya.
Dalam kegiatan di aula kantor Dinas Pendidikan, Selasa (13/2/2024), hadir pula kepala bidang PAUD dan PNF Dindik, Sherly Imanda Hidayah.
Dalam kegiatan ini, dibahas evaluasi program yang telah dilaksanakan oleh Pokja Bunda PAUD selama tahun 2023 serta program yang akan dijalankan di tahun yang akan datang.
Inggit Soraya mengatakan bahwa di tahun 2023, bersama pokja Bunda PAUD beberapa program sudah banyak terealisasi, seperti peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD, mewadahi kreativitas peserta didik usia dini melalui gebyar PAUD, program kaitan implementasi transisi PAUD yang menyenangkan, mengintensifkan kegiatan wadul anak PAUD dan lainnya,
“Hari ini kita merefleksi kegiatan pokja Bunda PAUD di tahun 2023, kegiatan mana saja yang belum bisa berjalan, apakah mungkin masih bisa dilanjutkan di tahun ini atau programnya disesuaikan dengan program pemerintah tahun ini, kita optimistis di tahun ini perbaikan dan peningkatan program untuk kemajuan PAUD kota Pekalongan,” tuturnya.
Inggit menjelaskan, satuan PAUD didorong untuk menerima dan mengembangkan lingkungan inklusif bagi setiap anak usia dini, dengan ragam latar belakangnya, termasuk penyandang disabilitas.
Maka dari itu, tahun ini, pihaknya akan memberikan perhatian lebih, kepada penyandang disabilitas, salah satunya dengan menyelenggarakan event untuk memberikan apresiasi kepada mereka.
Selain itu, pokja Bunda PAUD juga bersinergi dengan OPD terkait, seperti dinas kesehatan, untuk mengoptimalkan kesehatan dan membantu penurunan angka stunting.
“Kami juga mengupayakan penguatan homologasi PAUD PKK, di mana saat ini jumlahnya semakin banyak ada 42 PAUD, yang harapannya tumbuhnya PAUD PKK ini bisa mendorong kesadaran orang tua untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia dini,” tandasnya.
Sementara itu, Zainul memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD tingkat kota, kecamatan, kelurahan beserta seluruh jajaran telah memberikan sumbangsih yang baik dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di kota Pekalongan.
Ia berharap kedepan pokja Bunda PAUD terus memberikan peran yang baik dalam menyiapkan generasi emas 2045 khususnya untuk pembangunan kota Pekalongan. (HS-08)