HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal mengklaim perputaran ekonomi yang dihasilkan melalui event Pekan Raya Kendal (PRK) 2024 sangat fantastis, yakni diperkirakan mencapai Rp 59,7 miliar.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disdagkop-UKM) Kendal, Toni Ari Wibowo, Selasa (30/7/2024). Dirinya menyebut perputaran ekonomi di PRK 2024 ini meningkat 30 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Perputaran uangnya itu sekitar Rp 59,7 miliar. Itu meningkat kalau dibandingkan tahun lalu yaitu 30 sampai 40 persen,” ujarnya.
Peningkatan tersebut menurut Toni, lantaran Pemkab Kendal menyuguhkan edukasi dan hiburan gratis selama pelaksanaan PRK 2024.
Di antaranya panggung hiburan dan budaya serta mendatangkan artis ibukota, hingga pameran stand OPD dan UMKM yang digelar selama enam hari pada 23-28 Juli 2024. Pihaknya juga mengkaim telah menyedot sekitar 300 ribu pengunjung.
“Selain banyak stand dinas, stand UMKM dan pedagang yang menarik pengunjung untuk melakukan transaksi perputaran uang. Mau tidak mau masyarakat kan masuk di stand termasuk UMKM melakukan perputaran uang disana,” bebernya.
Toni menambahkan, dari pelaksanaan dan output yang dihasilkan dalam pelaksanaan PRK 2024, seluruh panitia akan melakukan evaluasi dan inovasi untuk ke depannya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pekan Raya Kendal 2024, Agus Dwi Lestari menyebut pengunjung PRK 2024 telah melampaui pencapaian dari tahun sebelumnya. Dimana rata-rata pengunjung setiap hari mencapai 50 ribu orang.
“Perputaran ekonomi meningkat dari tahun ke tahun. Semoga PRK 2024 dapat memberikan nilai tambah dan memajukan ekonomi serta mengembangkan seni budaya di Kabupaten Kendal,” ujarnya. (HS-06)