in

Pemkab Karanganyar Paparkan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Colomadu

Pemaparan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Colomadu, untuk periode 2025 hingga 2045, di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyelenggarakan pemaparan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Colomadu, untuk periode 2025 hingga 2045.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan jangka panjang di wilayah Colomadu agar lebih terarah, tertib, dan berkelanjutan.

Acara yang digelar di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati, baru-baru ini tersebut menghadirkan narasumber utama Agus Rochani, dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung Semarang, yang juga Konsultan Perencana RDTR Kecamatan Colomadu.

Dalam pemaparannya, Agus menjelaskan bahwa RDTR dirancang untuk mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki dengan harapan menjadikan Colomadu sebagai wilayah yang lebih maju dan sejahtera.

Secara geografis, Colomadu memiliki posisi yang sangat strategis karena terletak di Karanganyar dan berbatasan dengan Solo.

“Posisi ini merupakan anugerah sekaligus tantangan untuk ditransformasikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Agus, seperti dirilis karanganyarkab.go.id.

RDTR tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mendorong perputaran ekonomi, khususnya dengan memanfaatkan lokasi strategis untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penyediaan ruang terbuka hijau, serta pengembangan sektor-sektor unggulan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rober Christanto menekankan bahwa Colomadu memiliki banyak potensi yang belum tergali secara maksimal.

“Colomadu memiliki akses yang sangat baik dengan keberadaan pintu keluar (exit) tol, jarak yang dekat dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo, serta objek wisata seperti museum. Kita harus optimis bahwa Colomadu bisa dan harus menjadi lebih baik, bahkan dari Solo Baru,” tegas Bupati.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana mengonversi potensi tersebut menjadi kemandirian ekonomi dan perluasan lapangan kerja.

“Kita harus mampu menciptakan pusat-pusat perputaran ekonomi baru, tidak hanya di sektor perdagangan modern seperti hotel dan mal, tetapi juga dengan terus memberdayakan sektor perindustrian dan pertanian yang menjadi tulang punggung masyarakat,” paparnya.

Adhe juga menyoroti pentingnya mengunci kawasan-kawasan strategis untuk pembangunan yang berorientasi pada wisata, perhotelan, dan pusat pembelajaran. “Dengan perencanaan yang matang, kita akan menentukan area yang diperuntukkan bagi pengembangan wisata, kawasan hospitality, dan sentra pendidikan sehingga pembangunan tidak lagi sporadis, tetapi terintegrasi dan saling mendukung,” jelasnya.

Tujuan penataan ruang RDTR Kecamatan Colomadu 2025-2045 adalah untuk mewujudkan wilayah Colomadu sebagai kawasan permukiman perkotaan berdaya saing melalui pengembangan Meetings, Incentives, Collaborations, and Exhibitions (MICE) berbasis ekonomi lokal dan budaya masyarakat dengan prinsip Green City yang berkelanjutan. (HS-08)

7 Rumah Sakit Milik Pemprov Jateng Siap Jalankan Program Pendidikan Dokter Spesialis

Resmi Dikukuhkan, Badko LPQ Karanganyar 2025-2030 Fokus pada Digitalisasi dan Penguatan Guru Ngaji