HALO KENDAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024 Kabupaten Kendal sejumlah 796.097 pemilih, terdiri dari pemilih perempuan sebanyak 396.682 dan pemilih laki-laki sebanyak 399.415 orang.
Menurut Divisi Perencanaan dan Informasi KPU Kendal, Akhmad Zainutolibin, DPT Pemilu Tahun 2024 tersebut telah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Kendal pada Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024 pada tanggal 20 Juni 2023. Yang mana juga disaksikan oleh para pengurus partai di Kendal dan stakeholder terkait.
“Saat ini jumlah pemilih di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan dibandingkan Pemilu tahun lalu. DPT Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 sebanyak 778.630, dan pada Pemilu 2024 menjadi 796.097 orang. Selain itu, DPT untuk Pilkada tahun 2024 juga akan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2020,” terangnya, Jumat (21/7/2023).
Adapun DPT tersebut tersebar di 3.491 TPS, yang berada di 20 kecamatan, di 286 desa dan kelurahan di Kabupaten Kendal. Sementara untuk peserta pemilih pada Pemilu 2024, lanjutnya, didominasi oleh generasi muda, yaitu generasi X dan Z.
“Untuk DPT dapil 1, yaitu di Kecamatan Kendal ada 193 TPS di 20 kelurahan, dengan total sebanyak 45.729 orang, di Kecamatan Ngampel ada 125 TPS di 12 desa, dengan total sebanyak 28.289 orang, di Kecamatan Patebon ada 203 TPS di 18 desa, dengan total sebanyak 47.094 orang, dan di Kecamatan Pegandon ada 131 TPS di 12 desa, dengan total sebanyak 29.569 orang,” ujar Zainutolibin.
Kemudian DPT untuk dapil 2, yaitu di Kecamatan Kaliwungu ada 210 TPS di 9 desa, dengan total sebanyak 48.923 orang, di Kecamatan Kaliwungu Selatan ada 166 TPS di 8 desa, dengan total sebanyak 38.944 orang, dan di Kecamatan Brangsong ada 169 TPS di 12 desa, dengan total sebanyak 39.365 orang.
“Untuk DPT dapil 3, yaitu di Kecamatan Boja ada 225 TPS di 18 desa, dengan total sebanyak 62.946 orang, di Kecamatan Singorojo ada 183 TPS di 13 desa, dengan total sebanyak 41.793 orang, dan Kecamatan Limbangan ada 131 TPS di 16 desa, dengan total sebanyak 28.027 orang,” sambung Zainutolibin.
Sementara DPT untuk dapil 4, yaitu di Kecamatan Sukorejo ada 221 TPS di 18 desa, dengan total sebanyak 48.624 orang, di Kecamatan Pageruyung ada 138 TPS di 14 desa dengan total sebanyak 29.147 orang, di Kecamatan Plantungan ada 123 TPS di 12 desa dengan total sebanyak 26.145 orang, dan Kecamatan Patean ada 185 TPS di 14 desa dengan total sebanyak 42.341 orang.
Selanjutnya, DPT untuk dapil 5, yaitu di Kecamatan Gemuh ada 183 TPS di 16 desa, dengan total sebanyak 40.786 orang, di Kecamatan Weleri ada 213 TPS di 16 desa, dengan total sebanyak 47.522 orang, dan di Kecamatan Ringinarum ada 126 TPS di 12 desa, dengan total sebanyak 29.043 orang.
“Sedangkan DPT untuk dapil 6, yaitu Kecamatan Cepiring ada 182 di 15 desa dengan total sebanyak 40.584 orang, di Kecamatan Kangkung ada 172 TPS di 15 desa, dengan total sebanyak 39.653 orang, dan di Kecamatan Rowosari ada 182 TPS di 16 desa, dengan total sebanyak 41.573 orang;” beber Zainutolibin.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, jumlah DPT mengalami penurunan dibandingkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2024 sebanyak 798.155 pemilih, yaitu turun sebanyak 2.058.
“Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, diantaranya pemilih telah meninggal dunia, pindah domisili, dan pemilih ganda, dalam hal ini ganda antar kabupaten, provinsi dan ganda yang ada di luar negeri,” tutup Zainutolibin.(HS)