HALO SPORT – Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia membuktikan dirinya adalah pembalap bermental pemenang.
Dibantu faktor keberuntungan dengan kecelakaan yang menimpa Jorge Martin, Pecco pun sukses memenangi MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (15/10/2023).
Pembalap tim pabrikan Lenovo Ducati ini finis terdepan, diikuti Maverick Vinales (tim Aprilia Racing), dan Fabio Quartararo (tim Monster Energy Yamaha).
Martin, yang sebelum balapan utama Grand Prix (GP) Indonesia memimpin klasemen dengan unggul tujuh poin di atas Pecco, terjatuh ketika lomba menyisakan 14 lap.
Saat mengalami crash, Martinator, julukan Martin, sedang memimpin di depan dengan keunggulan dua detik atas Vinales.
Begitu Jorge terdepak, Pecco yang start dari urutan ke-13 terus merangsek. Mantan anak didik Valentino Rossi ini akhirnya tak tertahankan untuk kembali meraih podium pertama.
Yang lebih penting lagi, Pecco kini ganti unggul 18 angka atas Martin. Rivalitas keduanya akan semakin sengit karena balapan tinggal menyisakan lima GP lagi.
’’Saya harus sabar dan hati-hati untuk melesat ke depan. Saya sangat senang dengan kemenangan ini,’’ kata Bagnaia dalam wawancara setelah lomba utama.
Rider berkebangsaan Italia itu sekarang mengemas 346 poin. Sebuah modal yang bagus untuk menatap MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, 20-22 Oktober mendatang.
Musim ini Pecco sudah menang sebanyak enam kali. Lima lainnya terjadi pada GPAustria, GP Belanda, GP Italia, GP Spanyol, dan GP Portugal.
Keberhasilkan di Sirkuit Mandalika juga yang pertama bagi juara dunia MotoGP 2022 ini. Pada GP Indonesia 2022, Bagnaia cuma finis di posisi ke-15.(HS)