in

Nyaris Jebol, Warga Pidodokulon Kendal Gotong-Royong Perbaiki Tanggul Sungai Bodri

Masyarakat dan Pemerintah Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, beberapa waktu lalu melaksanakan kegiatan gotong-royong perbaiki tanggul di Sungai Bodri.

HALO KENDAL – Guna menanggulangi tanggul yang nyaris jebol akibat gerusan aliran Sungai Bodri, masyarakat Desa Pidodokulon Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal beberapa waktu lalu melaksanakan kegiatan gotong-royong.

Tampak warga bersama aparat pemerintah desa setempat bahu-membahu memperbaiki tanggul dengan peralatan dan bahan seadanya.

Mereka khawatir, jika tidak segera diperbaiki, gerusan sungai menyebabkan pengikisan serius (abrasi) dan jebol, sehingga berisiko memicu banjir.

Bahkan Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prasetiawan, terjun langsung membuat rakit bambu untuk menyebrangi sungai Bodri guna mengisi karung pasir yang akan di gunakan sebagai tanggul darurat yang berada di sebrang sungai.

Menurutnya, jika tanggul jebol maka dampaknya akan berdampak ke tambak ikan, persawahan dan permukiman warga, khususnya di Dukuh Pilangsari.

“Disana kurang lebih ada 350 jiwa yang akan kena dampaknya. Maka, saya bersama masyarakat ngotot melaksanakan gotong-royong untuk pencegahan awal, serta menunggu tidak lanjut dari pemerintah daerah atau dinas terkait,” jelas Didik.

Sementara, Sekretaris Desa Pidodokulon, Kinanto menambahkan, pihaknya sudah mengirim surat ke Dinas PUPR, PSDA Jawa Tengah dan instansi terkait lainnya. Dari laporan tersebut, ada yang mengirimi karung untuk membuat tanggul darurat.

“Dari pihak petugas Dinas PUPR sudah turun langsung mengecek lokasi. Akan tetapi aksesnya tidak mempuni untuk di masuki alat berat, karena bibir tanggul sungai sudah sangat tipis dan sangat beresiko bila dipaksakan” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Pada ahirnya, lanjut Kinanto, pihaknya telah mengadakan rapat dadakan pada akhir Januari lalu dan sepakat untuk swadaya masyarakat dan desa memberikan subsidi untuk penanggulangan tanggul sungai Bodri menggunakan trucuk bambu.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah dan pihak yang berwenang untuk dapat memperbaiki tanggul-tanggul yang ada di sungai Bodri ini. Karena banyak tanggul-tanggul yang rawan jebol,” ungkapnya. (HS-06)

Taj Yasin Apresiasi Kontribusi PMI dalam Layanan Kebencanaan dan Kemanusiaan

Alasan KEK dan Kawasan Industri di Jateng Jadi Magnet Investasi