in

Nunggu Distribusi MBG, Para Siswa SDN 5 Krajankulon Kendal Pulang Terlambat

Suasana para siswa di SDN 5 Krajankulon Kaliwungu, Kabupaten Kendal, yang sudah pulang, terus kembali lagi ke sekolah untuk mengambil jatah MBG, Kamis (26/2/2026).

HALO KENDAL – Sejumlah orang tua siswa di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Krajankulon, Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengeluhkan keterlambatan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anaknya, Kamis (26/2/2026).

Dari pantauan, pukul 12.30 WIB lebih, beberapa orang tua masih terlihat menunggu anak-anaknya di depan sekolah sambil berbincang satu sama lain.

Sebagian siswa juga masih bertahan di sekolah, dan sebagian memilih untuk pulang kerumah. Ada arahan untuk datang lagi ke sekolah jam 14.00 WIB untuk mengambil kembali MBG.

Salah seorang orang tua siswa mengaku, menunggu anaknya yang duduk di kelas 5. Sambil menggerutu ia mengaku, tidak seperti biasa, anaknya hingga siang ini belum pulang sekolah.

“Saya masih menunggu anak saya kelas lima. Biasanya jam segini sudah pulang, tapi sampai jam 12 lebih belum juga pulang. Sudah gitu udaranya sepanas ini belum keluar juga dari kelas. Info dari beberapa orang tua yang menjemput ternyata ada keterlambatan distribusi MBG,” ungkap seorang bapak yang enggan disebutkan namanya.

Sementara orang tua siswa kelas 2 yang mengaku bernama Ardi dengan nada kesal mengungkapkan, dengan adanya keterlambatan pembagian MBG, ia dan orang tua lainnya merasa rugi waktu dan tenaga.

“Saya sebagai orang tua jelas rugi waktu, anak saya yang masih duduk di kelas dua, ketika saya ajak pulang tidak mau, masih menunggu MBG katanya. Karena ia merasa senang dan bahagia kalau dapat MBG. Akhirnya kami, orang tua terpaksa menunggu anak pulang, meski pihak sekolah sudah meminta pulang untuk nanti diambil kembali jam dua siang ke sekolah,” ungkapnya.

Kekesalan Ardi bukan tanpa alasan, karena dia harus kembali melakukan aktivitas pekerjaannya. Sementara, jika harus menunggu anaknya yang belum pulang, akhirnya menunda pekerjaan.

“Program ini menurut saya bagus. Bahkan anak saya gak mau dibujuk pulang kalau belum menerima MBG. Tapi di lapangan harusnya dibenahi. Apalagi pak Wagub Jateng kemarin mengingatkan, untuk SPPG supaya berjalan sesuai standar operasional,” ujarnya.

Ardi juga menyebut, saat ditanyakan kepada pihak Kepala Sekolah SDN Krajankulon 5 terkait keterlambatan distribusi MBG, dari pihak kepala sekolah membenarkan.

“Tadi kepala sekolah menyampaikan, info dari group pengela MBG, bahwa ada kendala teknis sehingga sampai detik ini sedang dipacking. Menurut informasi jam satu, namun ada info susulan jam dua baru akan di distribusikan di sekolah,” jelasnya.

Ardi berharap, kepada pengelola MBG untuk dapat beroperasi sesuai standar, supaya para siswa bisa menerima MBG sesuai waktu yang telah ditentukan. Untuk menu ramadan, setiap siswa menerima porsi untuk tiga hari. (HS-06)

Lima Calon Sekda Kudus Jalani Assessment di TNCC Polri

Bank Jateng Dorong Akselerasi Pembiayaan Kredit Kendaraan Bermotor