in

Novita Korban Penembakan di San Antonio Digambarkan sebagai Perempuan Berhati Emas

Adik Novita Kurnia Putri, Rizki Aulia Putra saat ditemui di rumah duka Jalan Pudaksari II, Pudak Payung, Kota Semarang, Senin (10/10/2022).

 

HALO SEMARANG – Tim penggalangan dana gofundme.com, menggambarkan Novita Kurnia Putri atau Novita Brazil, WNI asal Semarang, yang menjadi korban penembakan di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, sebagai perempuan berhati emas.

Kayley Hutchinson dan Robin Brazil-Smith, sejak beberapa hari lalu,  mengorganisasi penggalangan dana ini, atas nama Robert Brazil Jr.

Dana itu nantinya akan diberikan kepada keluarga Novita di Semarang, Indonesia.

“Vita adalah seorang wanita cantik berusia 25 tahun. Dia adalah orang paling manis yang pernah Anda temui. Dia baik, tidak mementingkan diri sendiri, lucu, penyayang, suka berpetualang, dan memiliki hati emas,” demikian disampaikan oleh tim penggalangan dana melalui gofundme.com.

Disebutkan pula, Novita tinggal di San Antonio, Texas bersama suaminya selama 3 tahun.

Setelah meninggal, jenazahnya akan dipulangkan dan akan dimakamkan oleh keluarganya di Indonesia.

“Penggalangan dana ini untuk membantu mendukung keluarga Vita Brazil, dalam kehilangan yang tragis ini.”

Menurut pantauan, hingga Rabu (12/10/2022), sudah sekitar 7.000 dolar AS terkumpul dalam penggalangan dana itu.

Atau jika dengan dihitung dengan kurs saat ini, yakni Rp 15,377.05 per dolar AS, maka dana yang terkumpul lebih dari Rp 100 juta.

Untuk diketahui, polisi San Antonio telah menangkap dua remaja laki-laki, dan kemudian tiga lainnya, dalam kasus penembakan, yang menyebabkan warga Indonesia berusia 25 tahun, Novita Kurnia Putri atau Novita Brazil meninggal seketika.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Novita Kurnia Putri.

Retno mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan otoritas setempat mengenai insiden penembakan Novita.

Sejak kejadian tanggal 4 Oktober, Konjen RI di Houston sudah langsung berkomunikasi dengan otoritas setempat, dalam hal ini dengan pihak polisi, dengan secretary of state. Dan juga dengan kementerian luar negeri yang berada di wilayah Texas dan juga melakukan komunikasi dengan pihak keluarga,” kata Retno, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Retno mengatakan KJRI Houston juga membantu proses pemulangan jenazah Novita Kurnia Putri. Komunikasi antarpihak di Houston dan Jakarta terus dilakukan.

“Jadi sekali lagi, dari sejak awal KJRI Houston sudah berusaha sudah bergerak untuk membantu dan melakukan komunikasi dengan otoritas setempat,” ujar Retno.

Dia pun meminta otoritas setempat mengusut kasus penembakan Novita Kurnia Putri seadil-adilnya.

“Ya itu kita, tentunya otoritas setempat, polisi di sana yang akan melakukan investigasi. Tentunya yang kita harapkan adalah ya seadil-adilnya, prinsip keadilan harus menjadi spirit dari investigasi yang dilakukan,” ujar Retno. (HS-08)

PDAM Targetkan 10 Ribu Sambungan Baru dalam Satu Tahun, Ita: SPAM Semarang Barat Bisa Tambah Titik Pelayanan

Ganjar Bantu Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Pesantren