in

Nilai Era Abramovich Lebih Oke

HALO SEMARANG – Didier Drogba merupakan striker hebat ketika membela Chelsea pada 2004-2012 dan 2014-2015.

Meski sudah pensiun dari sepak bola, mantan penyerang tengah berusia 44 tahun ini masih mengamati perkembangan bekas klubnya.

Menurut pemain asal Pantai Gading itu, Todd Boehly, pemilik The Blues sekarang, kalah cerdas dibanding owner sebelumnya, Roman Abramovich.

Drogba menyebut Boehly memimpin klub London itu dengan cara yang tak berkelas.

Pengusaha asal Amerika Serikat (AS) ini mengambil alih Si Biru dari Abramovich yang tersandung sanksi ekonomi karena hubungannya dengan pemerintah Rusia.

Todd sudah menggelontorkan dana besar untuk membentuk skuad Chelsea musim ini. Lebih dari 250 juta pound dibelanjakan untuk merekrut Raheem Sterling, Kalidou Koulibaly, dan Marc Cucurella.

Namun pada saat yang sama, Todd mengambil sejumlah kebijakan kontroversial dengan memecat manajer Thomas Tuchel setelah tujuh pertandingan di musim 2022-2023.

Dia juga terang-terangan menyingkirkan orang-orang lama seperti Marina Granovskaia, Bruce Buck, dan Petr Cech di jajaran direksi.

Boehly mencopot pula Direktur Medis Dr Paco Biosca dan Kepala Fisioterapis Thierry Laurent.
Cara melepas orang-orang ini yang dikecam Drogba.

‘’Chelsea punya kelasnya sendiri selama era Roman Abramovich, tapi sekarang ini saya melihatnya kurang. Manajemen saat ini seharusnya kembali ke prinsip dan nilai-nilai yang dulu mereka punya,’’ tutur Didier seperti dilansir dari Metro.

Akan tetapi, pemecatan Tuchel tidak sepenuhnya salah.

Sejak dipegang manajer Graham Potter, performa The Blues cenderung naik. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Senin (17/10/2022)

Hanya Fokus Balapan, Lupakan Kejuaraan