HALO SEMARANG – Masyarakat diminta untuk tetap waspada akan naiknya angka kasus Covid-19. Penerapan protokol kesehatan diharapkan tetap dilakukan, di tengah ancaman meningkatnya kembali angka penularan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, Sabtu (12/11/2022).
Dikatakan, masyarakat dan pemerintah daerah diminta tetap bersikap hati-hati dan waspada terhadap pandemi Covid-19 yang belum berakhir. “Kita semua harus hati-hati, waspada. Karena ternyata pandemi belum sepenuhnya berakhir,” ujar politisi Partai Gerindra ini.
Dikatakan, pandemi Covid-19 terjadi di seluruh negara di dunia. Sikap waspada dan penuh kehati-hatian merupakan upaya yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi pandemi.
Berdasarkan data Statistik Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dari situs resmi http://corona.jatengprov.co.id, terdapat penambahan 685 kasus Covid-19 pada Sabtu (12/11/2022). Total kumulatif kasus yang terkonfirmasi mencapai 646.333 orang.
Sementara total kematian selama pandemi yakni 33.689 kasus. Sebanyak 278 orang dinyatakan sembuh dari total sembuh 608.856. Penambahan pasien yang mengalami perawatan atau isolasi yakni 401 orang dari total saat ini 3.788 orang.
Melihat penambahan tersebut, Heri Pudyatmoko meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. Apalagi adanya informasi tentang varian baru Covid-19 yang mesti diwaspadai, yaitu Covid 19 XXB.
“Tantangan permasalahan kesehatan yang dihadapi dewasa ini semakin berat. Menghadapi semua itu masyarakat kami harapkan agar terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong,” tandasnya.
Jangan Lengah
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh rumah sakit di Jawa Tengah bersiap. Sebab dalam waktu beberapa minggu tetakhir, tren kasus Covid-19 di Jateng ada kecenderungan meningkat.
Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri Rakerwil Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) di Hotel Horisson Kota Semarang, Sabtu (12/11/2022). Di hadapan para petinggi dan jajaran direksi rumah sakit Muhammadiyah, Ganjar meminta agar kembali berjuang untuk mengatasi persoalan kesehatan.
“Saya mengucapkan terima kasih pada Muhammadiyah yang saat pandemi kemarin sangat berkintribusi untuk menangani kesehatan. Tapi perjuangan belum selesai, kasus Covid-19 muncul lagi,” katanya.
Sampai hari ini, lanjut Ganjar, dirinya terus memanrau kecenderungan kasus. Dari kasus harian, Covid-19 mengalami fluktuasi.
“Tanggal 6 sampai 9 November kemarin kasus sempat naik. Tapi tanggal 10 sampai sekarang turun. Kasus sembuh juga naik turun. Intinya kita harus siap-siap dan tidak boleh lengah,” pungkasnya.(Advetorial-HS)