in

Mandi di Saluran Irigasi Wadaslintang, Dua Bocah Terseret Arus hingga Meninggal

Petugas Polres Kebumen melakukan pemeriksaan di saluran irigasi Wadaslintas di Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kebumen, tempat dua anak meninggal akibat tenggelam. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Dua anak warga Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, yakni berinisial JU (10) dan AL (8),  dilaporkan meninggal dunia tenggelam saat mandi di saluran irigasi Wadaslintang, termasuk Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kebumen, Selasa (4/5/2024), saat keduanya mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

Kasihumas Polres Kebumen, AKP Heru Sanyoto, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Recky, mengatakan peristiwa bermula ketika kedua korban, bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk mandi di saluran irigasi.

Namun saat itu permukaan air sedang tinggi lebih kurang sedalam 170 sentimeter dan alirannya pun cukup deras.

Dua anak yang tidak bisa berenang itu pun langsung tenggelam setelah masuk ke air.

“Setelah masuk ke air, menurut informasi yang kami dapatkan, keduanya langsung tenggelam dan terbawa arus,” kata AKP Heru, Rabu (5/6/2024) seperti dirilis humas.polri.go.id.

Mengetahui dua korban tenggelam, teman-temannya yang ada di atas bergegas meminta bantuan kepada warga sekitar.

Setelah dilakukan pencarian oleh warga, kurang lebih sejauh 2 kilometer dari TKP awal, korban ditemukan dalam keadaan terapung.

“Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kami turut prihatin atas kejadian tersebut,” kata AKP Heru.

Dari kejadian itu, AKP Heru mengimbau kepada masyarakat, untuk lebih mengawasi anak-anaknya bermain, untuk menghindari musibah.

Jangan sampai anak bermain di tempat berbahaya tanpa pengawasan orang dewasa. (HS-08)

Satgas Damai Cartenz Tangkap Penjual Senjata ke KKB Papua

Pemprov  Jateng Hibahkan Lahan 26,8 Hektare ke Kejati untuk Sarana Diklat dan Rumah Sakit