HALO SPORT – Magomed Ankalaev kembali ke jalur kemenangan selepas menghentikan Johnny Walker dengan KO, 14 Januari lalu.
Duel kontra Walker merupakan laga jilid kedua setelah pada 21 Oktober 2023 pertarungan keduanya berakhir dengan no contest.
Kemenangan finis di ronde kedua itu membuat jagoan asal Rusia ini langsung menantang penguasa kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Alex Pereira.
Sebelum meladeni Walker, Ankalaev (31) bermain imbang dengan Jan Blachowicz.
Dia kerap disebut-sebut sebagai petarung yang membosankan karena gaya duelnya.
’’Saya ingin beradu pukulan dan memberikan tontonan kepada para penggemar. Tak perlu menghabiskan banyak waktu dalam pertarungan,’’ kata Ankalaev seperti dilansir dari Championat.
Jika bertemu melawan Poatan (Si Tangan Batu), julukan Pereira, dia yakin bisa menang KO.
Ankalaev juga menyoroti momen duel pada 2023 ketika Pereira di-KO seteru abadinya, Israel Adesanya.
Setelah kekalahan itu Si Tangan Batu naik ke kelas berat dan kemudian menjadi juara selepas mengatasi Jiri Prochazka.
’’Di satu sisi, kelas berat ringan takkan mudah untuk Pereira. Yang kesulitan bukan hanya Pereira, melainkan juga semua lawan saya nanti,’’ jelas Ankalaev.
Tantangan Magomed ke kubu Si Tangan Batu ternyata ditanggapi positif.
Poatan, yang mantan kampiun divisi menengah UFC, memberikan kode kesiapannya untuk bertarung.
Laga Ankalaev versus Pereira bakal seru karena keduanya memiliki gaya berbeda.
Magomed kuat di bawah, sedangkan Alex punya tendangan dan pukulan yang lebih oke. (HS-06)