HALO BATANG – Sekelompok perempuan Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) untuk mengisi waktu luang.
KUB yang dijalankan usaha perakitan kotak kemasan sarung yang berisi sekitar 30 ibu rumah tangga yang tergabung dalam KUB Telaga Rejeki, bisa merakit sekitar 10 ribu kotak kemasan sarung milik PT Sukorintex.
“Semula kami hanya 15 orang, kini terus bertambah hingga mencapai 30 orang,” kata Ketua KUB Telaga Rejeki, Tuturinti (43), di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (24/5/2023).
Ia mengatakan, dalam sehari KUB Telaga Rejeki bisa merakit 10 ribu kotak kemasan dan setiap kotak kemasan dihargai Rp 50. Dengan demikian KUB tersebut bisa memperoleh Rp 500 ribu dari usaha sampingan tersebut.
“KUB Telaga Rejeki berdiri sejak 2019 dan merupakan binaan dari PT Bhimasena Power Indonesia (BPI). Seluruh anggotanya merupakan warga sekitar,” jelasnya.
Pada waktu 2020, satu orang hanya bisa menyelesaikan 5 kotak kemasan dalam sehari. Namun lambat laun, anggota KUB bisa mencapai 300 kotak kemasan sehari.
“Ada dua jenis kotak kemasan yang dikerjakan, yaitu jenis layer dan non layer. Tingkatan kesulitan layer lebih tinggi yaitu Rp 150 per kotak kemasan, lalu untuk kotak kemasan non layer Rp 50,” terangnya.
Untuk kemampuan membuat kotak kemasan layer sekitar 100 kotak kemasan per hari.
Sedangkan pembuatan kotak kemasan non layer bisa mencapai 300 kotak kemasan per hari.
Sementara itu, Senior Manager CSR BPI Bhayu Pamungkas mengatakan, membina total 26 KUB sejak Juni 2020. Total ada 228 anggota di 26 KUB itu dan sudah memproduksi hingga saat ini 4.125.765 kotak kemasan.
“Pendapatan secara kumulatif sejumlah Rp 618.864.750,” ujar dia. (HS-08)