HALO BOYOLALI – Komisi D Provinsi Jawa Tengah, ketika meninjau renovasi Terminal Tipe B Penggung, Boyolali, Kamis (13/10/2022), masih menemukan sejumlah kekurangan, terutama pada sarana dan prasarana.
Beberapa di antaranya adalah saluran air yang belum sempurna, ruang kantor, dan eternit atau beberapa atap yang masih bocor.
Ketua Komisi D Alwin Basri pun, kemudian meminta agar renovasi bisa lebih maksimal.
Meski hanya perbaikan kecil, setidaknya bisa menjadikan terminal tersebut lebih nyaman bagi calon penumpang.
Dia juga meminta kepada pengelola terminal, supaya lebih maksimal dalam berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali. Dengan demikian, fungsi terminal dapat lebih dioptimalkan.
“Tentu kami berharap adanya kesinambungan antara provinsi dan kabupaten kota untuk merawat terminal ini, agar lebih ramai lagi,” kata Alwin, seperti dirilis dprd.jatengprov.go.id.
Wakil Ketua Komisi D, Hadi Santoso dalam kesempatan itu, menekankan pentingnya optimalisasi sarana pendukung.
Dia juga menekankan agar pengelola terminal berinovasi, supaya masyarakat bisa lebih tertarik ke terminal.
“Jika melihat kondisi ini perlu adanya penambahan seperti wifi untuk para penunggu dan juga nantinya ada tempat untuk driver online, bisa menunggu di terminal. Sehingga terminal ini tampak ramai dan lebih terawat,” kata Hadi.
Untuk diketahui, renovasi Terminal Tipe B Penggung, dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk perbaikan drainase, atap, dan ruang kantor. (HS-08)