
HALO SEMARANG – Tindakan penutupan paksa dilakukan Satpol PP Kota Semarang di arena permainan playstation di kawasan Telogosari, Rabu (1/4/2020) siang.
Sedikitnya 20 anak yang berkerumun di playstation tersebut dibubarkan dan disuruh pulang ke rumah masing-masing.
Selain itu, arena playstation juga ditutup paksa dengan menyita beberapa monitor dan player PS untuk dijadikan barang bukti.
“Kami tidak jemu-jemunya mensosialisasikan arena permainan playstation untuk menutup sementara sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona. Tapi saya heran, masih banyak warga yang tetap berkerumun di tengah pendemik corona,” ujar Kasat Pol PP Fajar Purwoto, Rabu (1/4/2020).
Fajar menegaskan, untuk arena playstation yang bandel dan tidak melaksanakan arahan pemerintah dan maklumat Kapolri, akan ditutup paksa.
“Kami tindak tegas dengan menyita beberapa peralatan dan menutup paksa,” tandasnya.
Tindakan tegas harus dilaksanakan bagi tempat usaha yang bandel dengan tetap membuka usahanya di tengah pendemik corona. Karena arena permainan tersebut mengundang banyak orang dan sangat rentan terjadinya penyebaran virus corona.
“Sudah lama kami imbau tempat-tempat yang berpotensi mengundang orang banyak untuk menutup sementara, karena sangat rentan terjadinya penyebaran virus corona,” ujarnya.
Menurut Mantan Kepala Dinas Perdagangan ini menegaskan, kunci utama dalam memutus rantai penyebaran virus corona ini adalah kedisiplinan dan ketaatan masyarakat itu sendiri.
“Kalau hanya mengandalkan upaya dari pemerintah tidak akan berhasil. Masyarakat harus turut aktif membantu pemerintah dengan cara mematuhi arahan,” tandas Fajar.(HS)