in

Kakorlantas Polri Tekankan Program Zero ODOL Bukan Soal Muatan, Tapi Keselamatan Masyarakat

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan program menuju Zero Over Dimension dan Over Loading, lahir dari kebutuhan menghadirkan jalan yang lebih aman dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Dalam Seminar Nasional yang digelar di Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Agus menekankan persoalan kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga keselamatan masyarakat.

“Yang kita bicarakan bukan hanya tentang muatan, tonase, atau modifikasi kendaraan. Yang kita bicarakan adalah tentang nyawa manusia,” kata Irjen Pol. Agus, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Ia menyampaikan bahwa jalan raya merupakan ruang kehidupan bersama sehingga setiap keputusan untuk mematuhi aturan keselamatan menjadi bentuk penghormatan terhadap pengguna jalan lain.

Menurutnya, keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan ekonomi jangka pendek.

“Tidak ada keuntungan ekonomi yang lebih berharga daripada keselamatan manusia,” ujarnya.

Irjen Pol. Agus berharap program Zero Over Dimension dan Over Loading dapat menjadi ikhtiar bersama untuk menciptakan transportasi yang lebih tertib, aman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat. (HS-08)

 

 

 

Edukasi 10.000 Remaja, Bupati Banjarnegara Sebut Kunci Hidup Bahagia Adalah Bersyukur