in

Keberadaan Kantor Bank Jateng KCP Kaliwungu, Sekda Kendal : Bisa Raih Peluang di KEK

HALO KENDAL – Keberadaan Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu (KCP) di wilayah Kecamatan Kaliwungu menurut Sekda Kendal, Sugiono sangat strategis jika melihat pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kaliwungu yang pesat sekali.

Hal itu ia sampaikan saat sambutan dalam peresmian Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Kaliwungu, di Jalan Raya Kaliwungu – Mangkang, Senin (18/3/2024).

“Ini sangat strategis dan sangat mendesak sekali malahan. Karena melihat pertumbuhan KEK yang berada di Kaliwungu itu pesat sekali. Tadi saya sampaikan, mungkin sebentar lagi atau lima tahun ke depan ada 300 perusahaan di KEK tersebut. Nah ini adalah peluang,” ujar Sekda Kendal.

Usai meresmikan gedung baru Bank Jateng KCP Kaliwungu, kepada awak media Sugiono menjelaskan, yang dimaksud dengan peluang adalah, 300 perusahaan yang ada di KEK pasti membutuhkan pendanaan perbankan.

Selain itu, para tenaga kerja yang bekerja di KEK dipastikan juga membutuhkan pendanaan dari perbankan. Baik menyimpan sampai dengan meminjam dan sebagainya.

“Tadi juga saya pesankan, Bank Jateng harus bisa menangkap peluang tersebut. Jangan sampai keduluan bank swasta lain. Dan itu kami sampaikan, karena Bank Jateng kan modalnya milik Pemerintah Daerah, sehingga kami akan selalu mensupport dan kita harus masuk lebih dulu,” tandas Sekda Kendal.

Yang berikutnya, lanjut Sugiono, Bank Jateng jangan hanya mengandalkan nasabah dari PNS saja, tapi harus bisa meraih nasabah non PNS. Karena kalau hanya mengandalkan nasabah PNS saja, menurutnya tidak akan berkembang.

“Jadi, dengan adanya KCP di Kaliwungu ini bisa meraih peluang seperti yang saya sebut tadi, yaitu di KEK. Perbanyak fitur-fitur yang menarik bagi masyarakat. Supaya masyarakat beralih dan lebih mencintai Bank Jateng,” imbuh Sekda Kendal.

Menanggapi hal tersebut, di tempat yang sama, Direktur TI, Konsumer dan Jaringan Bank Jateng Wiweko Probojakti mengatakan, apa yang disampaikan Sekda Kendal membuat pihaknya menjadi termotivasi dan bersemangat.

“Itu membuat kami berbinar-binar. Kenapa 300 perusahaan dalam Kawasan Ekonomi di Kendal merupakan potensi pasar yang sangat besar. Apalagi kalau dikalikan dengan karyawannya, dikalikan dengan keluarganya, dikalikan dengan penghasilan perbulannya, itu bisa menghasilkan potensi yang bisa dari segala sisi,” ujarnya.

Wiweko menjelaskan, yang dimaksud dengan penghasilan dari berbagai sisi, karena bisa dari penghimpunan dana, penyaluran kredit dan pilihan untuk bertransaksi keuangan.

“Apalagi sekarang kita pahami, masyarakat sudah mulai melakukan transaksi dengan platform digital. Untuk itulah, Bank Jateng dengan platform digital berupa Bima Mobile, sudah 530 ribu yang menggunakannya, transaksi per bulan mencapai triliunan rupiah, dan sudah mengalahkan transaksi elektronik lainnya seperti ATM,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Wiweko, diharapkan keberadaan Bank Jateng KCP Kaliwungu, dapat menangkap peluang-peluang yang disampaikan Sekda Kendal.

“Selain itu, bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat bertraksaksi secara finansial tidak hanya untuk PNS tapi juga non-PNS. Nah inilah tantangan terbesar bagi kami, untuk meraih dan berkompetisi meraih nasabah non-PNS,” harapnya. (HS-06)

 

Kantor Kas Kaliwungu Resmi Berubah Jadi Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu

Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Intensitas Hujan, Pj Gubernur Jateng Minta Percepat Penutupan Tanggul Jebol