“Alhamdulillah, saya sangat senang dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu membangun kembali rumah saya. Sehingga kini saya bisa tinggal di tempat yang layak,” ungkapnya, Selasa (5/8/2025).
Adapun pembangunan rumah milik Juriyah, warga korban kebakaran tersebut, berhasil direkonstruksi hanya dalam waktu tujuh hari.
Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Kendal Mun Hamir menyampaikan, pembangunan rumah tersebut berjalan lancar tanpa kendala. Menururnya, rumah yang dibangun merupakan rumah yang baik, menggunakan material berkualitas, lantai sudah diplester, dan kelistrikan juga sudah tersedia.
Sementara Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turut mengapresiasi kolaborasi Baznas dan masyarakat dalam membantu sesama, terutama bagi warga yang sedang mengalami musibah.
“Kami berharap Ibu Juriyah dapat kembali semangar karena sudah memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas rumah tangga, terutama saat memasak. Karena kebakaran bisa terjadi akibat kelalaian dari penghuni sendiri.
“Pastikan, panjenengan untuk tidak meninggalkan dapur dalam keadaan kompor menyala, agar kejadian kebakaran serupa tidak terulang kembali,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada warga Desa Gedong yang telah bergotong royong membangun rumah Juriyah melalui kegiatan Sengkuyung Mbangun Griyo Rekonstruksi Rumah Korban Kebakaran.
“Semangat kebersamaan menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat Kendal dalam membantu sesama, terlebih di tengah cobaan. Kami pun berharap nilai-nilai gotong royong semacam ini terus dijaga dan dilestarikan,” ungkapnya. (HS-06)