HALO SPORT – Pedro Acosta jeblok pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 28-30 Juni Lalu.
Pembalap tim satelit GASGAS Tech3 KTM ini ingin membalas performa buruk itu pada Grand Prix (GP) Jerman di Sirkuit Sachsenring, 5-7 Juli mendatang.
Dalam balapan utama di Assen, Si Bocah Ajaib gagal finis karena mengalami crash.
Padahal, rookie 20 tahun itu mencuri perhatian penggemar dan pengamat dengan kinerja kompetitifnya di atas motor KTM RC16.
Sebagai pemula, Acosta menorehkan prospek yang menjanjikan hingga berakhirnya balapan kedelapan pada MotoGP 2024.
Dia sudah membukukan total lima podium, 2 dari balapan utama dan 3 melalui lomba sprint.
Rekan setimnya, Augusto Fernandez juga mengalami kesulitan di Assen.
Meski sudah berjuang keras, Pedro akhirnya terjatuh.
Fernandez tak percaya Acosta yang disebut sebagai titisan Marc Marquez menderita dan kesulitan menaklukkan Assen.
Menurut Fernandez, kesulitan seperti ini sangat wajar karena setiap tim pernah mengalami momen buruk.
Augusto dan Pedro kini fokus untuk menebus hasil buruk itu di Sachsenring.
’’Semua orang pernah mengalami masalah. Kami berharap di Sachsenring bisa lebih kompetitif,’’ ujar Fernandez seperti dilansir dari Motosan.
Dalam klasemen sementara pembalap, Acosta berada di urutan keenam dengan mengemas 101 poin.
Sementara Fernandez di posisi ke-17 dengan 15 angka.
Dua peringkat teratas ditempati Jorge Martin dan Pecco Bagnaia. (HS-06)