HALO DEMAK – Logistik yang dibutuhkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 pada 27 November 2024 mendatang, kini telah terpenuhi.
Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati, seperti dirilis demakkab.go.id, Kamis (10/10/2024), menjelaskan sebelumnya memang terdapat kekurangan 319 buah kotak suara.
Namun kekurangan tersebut telah dipenuhi oleh PT Santoso Jawi Abadi, Surabaya, pada Rabu (9/10/2024) lalu.
Dengan tambahan kotak suara tersebut KPU Demak telah sepenuhnya menerima 3.584 buah, sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan.
“Kebutuhan kotak suara kami sudah terpenuhi dengan pengiriman yang kami terima hari ini. Namun, kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada kotak suara yang mengalami kerusakan atau tidak”, kata Siti Ulfaati, Kamis, (10/10/24).
Dijelaskan, bila ditemukan kotak suara yang rusak, KPU Kabupaten Demak akan segera melaporkannya kepada KPU Provinsi dan pihak penyedia, PT Santoso Jawi Abadi, untuk dilakukan penggantian secepatnya.
Selain kotak suara, Kamis (10/10/24) kemarin, KPU Demak juga menerima logistik segel sejumlah 85.722 keping, sesuai kebutuhan yang diperlukan dari PT Solo Murni Surakarta.
Logistik berupa segel tersebut dikirimkan oleh Ekspedisi PT Putra Agung Sedayu Sukoharjo.
“Dengan terpenuhinya kebutuhan logistik pilkada, KPU Demak optimis pelaksanaan Pemilu mendatang dapat berjalan dengan lancar, meskipun masih harus menunggu hasil pengecekan untuk memastikan seluruhnya dalam kondisi baik dan siap digunakan,” tambahnya.
Sebelumnya, dalam rangka menjaga agar situasi kamtibmas tetap terpelihara, Polres Demak menggelar silaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sekertaris MUI se-kabupaten Demak, di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, beberapa waktu lalu.
Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut bertujuan untuk mempererat sinergi antara Kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas daerah.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, seperti dirilis humas.polri.go.id, menyampaikan harapannya agar para ulama dapat berperan aktif dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat guna menciptakan suasana yang damai selama proses Pilkada berlangsung.
“Peran ulama sangat strategis dalam memberikan pesan-pesan damai, sehingga masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang bisa memicu perpecahan. Untuk itu, kami sangat berharap dukungan dari MUI dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar AKBP Ari.
AKBP Ari mengatakan pentingnya peran ulama dalam menjaga kesejukan suasana selama proses Pilkada. Ia menekankan bahwa masyarakat harus mengedepankan persaudaraan, meskipun ada perbedaan pilihan politik.
”Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk menunjukkan kedewasaan berdemokrasi, pilihan boleh beda tali silaturrahmi harus tetap terjalin,” kata AKBP Ari.
Dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Kabupaten Demak KH. Ahmad Ghozali Ihsan menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan komitmen untuk membantu menjaga kedamaian serta mendorong masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum.
“Kerja sama antara MUI dan Polres sangat penting, terutama dalam penyampaian pesan-pesan moral melalui tempat-tempat kajian,” tambah KH. Ahmad Ghozali.
Silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menjaga Kamtibmas diwilayah kabupaten Demak, sehingga pelaksanaan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Dengan dukungan dari para ulama dan tokoh agama, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari potensi yang mengganggu stabilitas daerah. (HS-08)