HALO KENDAL – Ruas jalan utama Pantura di persimpangan pertigaan Kodim Kendal yang beberapa hari lalu sempat berlubang, saat ini terpantau sudah ditambal dengan menggunakan pasir dan batu (sirtu), Kamis siang (14/9/2023).
Saat pagi jalan tersebut masih nampak ada beberapa lubang besar dengan diameter 30 sampai 40 sentimeter, dengan kedalaman mencapai 25 sentimeter. Hal tersebut cukup membahayakan pengendara terutama para pengendara sepeda motor.
Sebelumnya, salah seorang pengendara, Teguh (48), warga Cepiring mengaku, dirinya saat melintas di pertigaan Kodim dari arah timur menuju ke barat, sempat terperosok di lubang tersebut dan hampir jatuh. Beruntung dirinya bisa menguasai kendaraan sehingga tidak terjatuh dan mengalami kecelakaan.
“Untung saya jalannya pelan-pelan, karena saya hapal di situ jalannya bergelombang, tapi saya sempat juga terperosok di lobang yang cukup dalam. Alhamdulillah saya tidak terjatuh, dan tidak mengalami kecelakaan,” ujarnya.
Teguh berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait, untuk memperbaiki jalan tersebut dengan sebaik supaya tidak berlubang terus.
“Ya di pertigaan Kodim itu baik di lajur dari Kendal menuju Jakarta maupun sebaliknya sering berlubang. Terutama saat musim hujan. Kami mohon kepada yang berwenang, untuk diperbaiki sebaik-baiknya, supaya tidak membahayakan para pengendara seperti kami,” ungkapnya.
Meski sudah dilakukan penambahan, namun warga lainnya juga mengeluhkan masih terdapat beberapa lubang baru akibat jalan dilintasi kendaraan dengan muatan berat.
“Ya meski sudah ditambal, tapi muncul lagi lobang-lobang baru, cuma tidak dalam tapi karena berada tepat di tikungan, sehingga membahayakan,” kata Rozi, warga Brangsong, Kendal.
Rozi juga berharap kepada pemerintah untuk dapat memperbaiki jalan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, saat ini mumpung musim kemarau, sehingga perbaikan bisa maksimal.
“Ya lubang biasanya banyak saat musim hujan. Kemudian juga diperbaiki saat musim hujan, tapi itu hasilnya kurang maksimal. Karena pasti aspal baru tergerus air hujan dan kembali berlobang,” imbuhnya. (HS-06)