HALO SEMARANG – Seorang pria Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) memanjat tower setinggi 50 meter yang berada di Jalan Gurami RT 5 RW 8, Kelurahan Kuning, Kecamatan Semarang Utara, pada Kamis (14/9/2023) pagi. Aksi yang dilakukannya itu membuat warga sekitar panik karena saat memanjat tidak menggunakan alat pengaman.
Apalagi di sekitar lokasi tower juga terdapat banyak bebatuan dan benda-benda tajam lainnya yang sangat membahayakan nyawa. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh penjaga warung sekitar bernama Dwi Susilowati.
Dirinya menjelaskan tiba-tiba sudah melihat seorang pria memanjat tangga tower tersebut. Ia yang sangat khawatir kemudian memanggil warga sekitar agar segera turun.
Namun peringatan tersebut dielakan dan pria itu tetap naik hingga ujung tower. Ia dan warga lainnya pun panik dan meminta bantuan Damkar dan Kepolisian.
“Dia di atas di tengah-tengah paling ujung. Sudah saya ini kan pak jangan di atas pak terus dia lihatin saya terus,” ujarnya di lokasi kejadian.
Ia mengatakan jika sebelum memanjat, pria itu sarapan di salah satu warung di dekat lokasi. Pria itu juga terlihat seperti ling-lung dan langsung meninggalkan warung tersebut.
“Katanya di warung sebelah situ sarapan, dikasih, bilang makasih ya. Langsung saya buka warung dia di situ, tenguk-tenguk gitu aja. Dia nggak sering kelihatan, baru pertama kali kok,” terangnya.
Sementara itu, Lurah Kuningan, Andi Wijanarko menerangkan jika pemanjat tersebut bernama Abdul Hamid. Pria berusia 31 tahun itu berhasil dievakuasi setelah diiming-imingi rokok dan minuman oleh Kepolisian dari Tim Elang Polsek Semarang Utara dan Damkar Kota Semarang.
“Tadi dari pihak Tim Elang datang sambil iming-imingi dibelikan es dan dibelikan rokok,” paparnya.
Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Semarang agar segera ditindaklanjuti. Saat diajak berinteraksi, Abdul Hamid mengaku warga dari Jawa Timur.
“Dari dinas terkait sudah menghubungi Dinas Sosial dan selanjutnya Dinas Sosial yang akan membawa,” imbuhnya. (HS-06)