HALO KENDAL – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Bahurekso (Aspek Bahurekso) Kabupaten Kendal menggelar acara Halal Bihalal dan pelatihan di salah satu resto di Kendal, Kamis (24/4/2025).
Halal Bihalal dihadiri perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Disdagkop UKM, dan Kasatpolkar Kendal. Hadir juga Baznas, Bank Jateng dan Biznet sebagai sponsorship acara.
Paguyuban PKL dibentuk pada 20 Nopember 2006 tersebut, pada 2024 telah mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM RI dengan beralih nama menjadi “Asosiasi Pedagang Kaki Lima Bahurekso Kendal”.
Ketua Aspek Bahurekso Kendal, H Lilik Gianto Alie SE MM mengatakan, kegiatan diselenggarakan dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan antar pedagang.
“Ya selama ini kan kita saling berdagang. Kadang saling bersaing satu dengan lain, tapi di hari yang masih fitri, seyogyanya kita saling sapa bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan,” ujar Bang Alie, owner Bang Alie Group tersebut.
Dalam kegiatan Halal Bihalal, pihaknya menyelenggarakan secara sederhana, dengan menampilkan pembicara Ustaz Ahmad Syaifudin atau biasa disapa Kang Asep dari Ponpes DAI Kendal.
“Acara yang kami namai dengan tema, Silsturahim Meningkatkan Manajemen Hati dan Money ini, diharapkan dapat mempererat persaudaraan antar pedagang kaki lima di sekitar Kota Kendal,” ungkap Bang Alie.
Sementara dalam tausiahnya, Kang Asep menyampaikan, silaturahim bukan hanya sekedar menjaga hubungan baik dengan orang lain, tetapi juga tentang seni menata hati sendiri.
Menata hati dengan baik dapat membawa jalan rezeki yang luas. Karena ketika memiliki hati yang bersih dan baik, maka akan lebih mudah menerima nikmat dan rezeki dari Allah SWT.
“Jadi, silaturahim dapat menjadi wasilah atau perantara bagi kita untuk mencapai rezeki yang lebih baik. Dengan menjaga hubungan baik dengan orang lain, kita dapat memperluas jaringan dan kesempatan kita. Kita juga harus mampu mengelola emosi, memaafkan, dan tidak menyimpan dendam,” imbuhnya.
Kang Asep juga mengajak untuk merenungkan hadits Nabi Muhammad SAW yang yang diriwayatkan oleh HR Bukhari-Muslim yaitu, Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahim.
Menurutnya, silaturahim bukan hanya tentang hubungan dengan orang lain, tetapi juga tentang hubungan dengan Allah SWT. Ketika insan menjaga silaturahim, maka dia juga menjaga hubungannya dengan Allah SWT.
“Akhirnya, mari kita jadikan silaturahim sebagai bagian dari hidup kita. Mari kita jaga hati kita dengan baik, sehingga kita dapat menjadi wasilah bagi jalan rezeki kita,” pungkas Kang Asep. (HS-06)