in

Hadiri Kirab Cap Go Meh, Wali Kota Magelang Ajak Perkuat Toleransi

Wali Kota Magelang Nur Aziz memberangkatkan kiran Cap Go Meh di depan Kelenteng Liong Hok Bio, Minggu (5/2/20223) (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO MAGELANG – Wali Kota Magelang, Nur Aziz menyebut peringatan Cap Go Meh 2023 di Kota Magelang tahun ini, merupakan gambaran tentang toleransi.

Melalui momentum Cap Go Meh 2023 di Kota Magelang ini, Nur Aziz mengajak warganya untuk merawat toleransi, agar Kota Magelang tetap menjadi rumah bersama.

Ajakan itu disampaikan Wali Kota Magelang Nur Aziz, saat menghadiri peringatan Cap Go Meh 2023, yang diadakan umat Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang, dengan melibatkan sekitar 20 kelompok kesenian tradisional.

“Warga Magelang harus belajar banyak tentang toleransi, dan kita harus pertahankan bahwa Kota Magelang ini menjadi rumah bersama, yaitu toleransi,” kata Aziz, Minggu (5/2/2023), seperti dirilis jatengprov.go.id.

Lanjut Aziz, toleransi mengajarkan akan kesetaraan antarmanusia. Di hadapan Tuhan, manusia yang paling mulia adalah yang banyak menebar kebaikan.

“Kita ini sejajar tidak ada yang lebih tinggi, tidak ada yang lebih rendah. Tidak ada mayoritas dan tidak ada minoritas, sama semua. Di hadapan Tuhan yang paling mulia adalah yang banyak kebaikan,” tandas Aziz.

Sementara itu peringatan Cap Go Meh di Kota Magelang berlangsung meriah, dengan kegiatan kirab beragam kesenian tradisional.

Turut hadir Wakil Wali Kota Magelang, Gubernur Akmil, Kapolres Magelang Kota, Dandim 0705/Magelang, Sekda Kota Magelang, dan tokoh lintas agama.

Kirab dimulai dari depan Kelenteng Liong Hok Bio, menuju Jalan Pemuda (Pecinan) hingga kawasan Shopping Center.

Aziz mengapresiasi kirab Cap Go Meh tahun ini, karena meskipun diadakan oleh warga keturuan Tionghoa, namun juga melibatkan beragam kesenian tradisional, khususnya Jawa.

Kegiatan itu menjadi makin meriah, karena selain kesenian barongsai, tampil pula drumband dari Akademi Militer Magelang.

“Tidak hanya barongsai yang ditampilkan, tetapi budaya lokal bisa ditampilkan. Mudah-mudahan ke depan akan menampilkan seperti itu, sehingga masyarakat bisa terhibur,” imbuhnya.

Penasihat TITD Liong Hok Bio David Herman Jaya mengatakan, kegiatan ini melibatkan kesenian tradisional sebagai wujud kebersamaan. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang diadakan sekitar sepekan setelah Tahun Baru Imlek.

“Kegiatan ini sudah berjalan tiap tahun, merupakan kebersamaan budaya, Bhinneka Tunggal Ika, kita harus bersama dengan budaya lokal,” ujar David.

Setelah kirab, ada pembagian sekitar 3.000 porsi lontong Cap Go Meh kepada masyarakat secara gratis. Lontong Cap Go Meh adalah budaya Tionghoa yang ada di Indonesia.

Pengamanan

Sementara itu dalam rangka mengamankan rangkaian kegiatan Cap Go Meh, Polres Magelang Kota menurunkan ratusan personel.

Kegiatan pengamanan kirab dipimpin oleh Wakapolres Magelang Kota, Kompol Ferdy kastalani dan Kabagops Kompol Totok Mugiyanto.

Dalam pengamanan Perayaan Imlek 2574 Tahun Kelinci 2023 Tingkat Kota Magelang Personel Polres Magelang Kota juga bersinergi dengan TNI, Satpol PP dan Dishub Kota Magelang, serta Ormas Banser NU.

Selain kirab, personel Polres Magelang Kota yang dipimpin Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, juga melaksanakan pengamanan sembahyang Cap Go Meh, di Klentheng Liong Hok Bio, Jalan Alun-alun Selatan No. 2, Kelurahan Kemirirejo Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang. (HS-08)

Usai Dilantik, PKD di Batang Langsung Awasi Pembentukan Pantarlih

Pertahankan Kota Tertoleran, Kapolres Salatiga Silaturahmi ke Ketua FKUB