in

Hadiri Halalbihalal KAHMI, Plt Bupati Pemalang : Saya dan Panjenengan Beruntung Bisa Sekolah sampai Mahasiswa

Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat menghadiri silaturahmi dan halalbihalal bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang, di Pendopo Kabupaten Pemalang, Minggu (14/5/2023). (Foto : pemalangkah.go.id)

 

HALO PEMALANG – Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat mengatakan faktor utama yang menghambat kemajuan Pemalang, adalah kurangnya minat warganya untuk melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat ketika menghadiri silaturahmi dan halalbihalal bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang, di Pendopo Kabupaten Pemalang, Minggu (14/5/2023).

Menurut Mansur, masih banyak anak malas berangkat ke sekolah dan keadaan ekonomi adalah hal yang mempengaruhi.

“Saya dan panjenengan manusia yang beruntung bisa sekolah sampai mahasiswa. Di Pemalang masih banyak manusia yang kurang beruntung, pendidikan dasar 12 tahun saja masih belum terpenuhi,” kata dia, seperti dirilis pemalangkah.go.id.

Menurut Mansur, pendidikan merupakan faktor penting untuk meningkatkan kemakmuran ekonomi.

“Saya percaya, salah satu yang meningkatkan kemakmuran ekonomi, itu masalah pendidikan. Kalau masih rendah, agak berat untuk menuju Pemalang madani,” kata Mansur Hidayat, yang juga Alumnus Teknik Sipil Universitas Gajahmada Angkatan 1994 itu.

Untuk itu Mansur mengajak untuk bersama-sama mensukseskan wajib belajar dua belas tahun.

Dia membandingkan dengan daerah lain, di mana anak yang kurang mampu pun, banyak yang sekolah, hingga perguruan tinggi, karena faktor kemauan dan semangat yang kuat mereka dan orang tua.

Lebih lanjut upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mengatasi masalah pendidikan telah dituangkan dalam Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2021 – 2026, wajib belajar 12 tahun ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan pendidikan.

Gerakan Njuh Sekolah Maning adalah program yang dijalankan sejak Tahun 2021, merupakan upaya agar anak mau kembali bersekolah dan sampai saat ini masih terus dilanjutkan sampai menjangkau seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu selain silaturahmi dan halalbihalal, dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan diskusi, bertema “Sinergitas Umat Menyongsong Peradaban Madani dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Mansur mengatakan menyambut baik diskusi bersama Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah tersebut.

Menurut dia, diskusi kolaborasi antara NU dan Muhammadiyah merupakan salah satu langkah dan inovasi yang baik.

“Dua organisasi besar di Kabupaten Pemalang diskusi berkolaborasi bagaimana kita punya peradaban yang madani,” ujar Mansur.

“Kalau kita masyarakat Pemalang semuanya guyub rukun, bersinergi untuk membangun Pemalang, Saya punya keyakinan Pemalang kedepan akan semakin sejahtera,” lanjutnya. (HS-08)

8.000 Buruh Kunjungi Owabong dan Ikuti Jalan Sehat May Day

Mahasiswa Ilkom USM Gelar Seminar Public Speaking di SMKN 2 Semarang