HALO PEMALANG – Kabupaten Pemalang kini lebih siap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Hal itu disampaikan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro ketika memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan tiga Pilar Kebencanaan se-Kabupaten Pemalang, meliputi TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, di halaman pendopo kabupaten setempat, belum lama ini.
“Melalui apel ini menyatakan siap terhadap potensi semua bencana, bukan kita menantang bencana tetapi kita benar-benar menggalang kekuatan dan potensi diri kita semua untuk secara pribadi, kelompok dan komunitas siap untuk menghadapi potensi bencana yang timbul,” kata Bupati Anom, seperti dirilis pemalangkab.go.id.
Bupati menyebut, apel tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap potensi musibah bencana, yang juga dapat menjadi ancaman bagi stabilitas pemerintah daerah maupun nasional.
“Dengan adanya apel ini, diharapkan Kabupaten Pemalang dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi dampak bencana,” kata Bupati Anom.
Bupati Anom juga berpesan kepada segenap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, agar senantiasa mengedepankan perspektif kebencanaan sesuai dengan ruang lingkup tugas masing-masing.
“Dengan demikian, kemungkinan-kemungkinan terburuk yang tidak diinginkan akibat terjadinya bencana dapat ditekan seminimal mungkin, dan upaya penanggulangan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam apel ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan sebesar Rp820 juta untuk korban bencana alam di Aceh.
Bupati Anom juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Apel dihadiri pula oleh Wakil Bupati Nurkholes, jajaran Forkopimda setempat, peserta apel yang berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, PMI, Damkar dan organisasi relawan bencana. (HS-08)