HALO KENDAL – Fokus untuk meraih prestasi sepuluh besar di ajang Porprov Jateng di Pati Raya, Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) KONI Kabupaten Kendal mengundang para ketua cabang olahraga yang lolos Porprov untuk berkoordinasi di kantor KONI Kendal, Kamis (16/2/2023).
Wakil Ketua Umum III KONI Kendal Bidang Sarpras, Moch Arfani mengatakan, tujuan pertemuan dalam rangka untuk mengetahui, apa saja yang diperlukan oleh 17 cabor terkait untuk dukungan menuju target sepuluh besar yang telah dicanangkan.
“Karena sarana prasarana merupakan daya dukung yang harus ada dalam peningkatan prestasi, maka hari ini KONI Kabupaten Kendal mengumpulkan cabang-cabang olahraga lini satu, untuk berdiskusi apa saja yang dibutuhkan, dan apa saja yang bisa diakomodir, dengan melihat kemampuan KONI,” terangnya.
“Dukungan dari KONI Kendal, yaitu menginventarisir apa saja sarana yang dibutuhkan. Misalnya untuk cabor beladiri, yang membutuhkan matras untuk berlatih. Karena untuk latihan bawah atau jatuhan. Dengan demikian atlet akan terlindungi. Jadi itu manfaatnya,” imbuh Arfani.
Dirinya mengungkapkan, dalam pertemuan koordinasi, dari cabor yang lolos di Porprov untuk lini satu atau lini utama yang berjumlah 17 cabor, ada beberapa yang tidak diikutsertakan, karena sudah kecukupan sarprasnya. Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan upaya dari para cabor.
“Jadi yang kita kumpulkan ini, ada beberapa cabang olahraga yang diandalkan untuk kita siapkan dalam meraih medali di ajang Porprov. Sehingga koordinasi untuk memaksimalkan cabang olahraga supaya bisa melakukan pelatihan secara maksimal,” ungkap Arfani.
Pengurus Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Kendal yang juga lolos di ajang Porprov, Nasiin mengaku, pihaknya kekurangan sarana penunjang untuk mengikuti Porprov, yaitu unit sepeda motor.
Dirinya menyebut, tiga atlet FOBM lolos di ajang Porprov. Namun saat ini masih terkendala sarana unit sepeda motor. Karena FOBM Kendal hanya memiliki satu unit motor standar untuk bertanding.
“Ya meski atlet kami ada tiga yang lolos di Porprov, namun masukan dari ketua kami, maksimalkan yang ada. Yaitu satu atlet saja yang bertanding. Karena memang keterbatasan sarananya,” ungkap Nasiin.
“Kami berharap, ada solusi maupun bantuan sarana dari Pemerintah Kabupaten Kendal maupun dinas terkait, untuk mendukung atlet kami. Supaya ketiga atlet bisa berlaga di Porprov. Baik di kelas perorangan maupun beregu,” ungkap Nasiin.
Adapun 17 cabor unggulan lini satu, yaitu anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, berkuda, bridge, gulat, hapkido, hockey outdoor, jiu-jitsu, kempo, kick-boxing, muathay, pencak silat, sambo, sepak takraw, tarung derajat dan wushu. (HS-06).