in

Ditanya Strategi Hadapi Arema di Kandang, Ini Kata Pelatih PSIS

Para pemain PSIS saat berlatih di Stadion Citarum, Senin (9/3/2020).

 

HALO SEMARANG – Pelatih PSIS, Dragan Djukanovic akan menerapkan strategi berbeda saat timnya menghadapi Arema FC pada lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (14/3/2020).

Hal itu dikatakannya, saat ditanya beberapa wartawan terkait strategi yang akan disiapkan untuk menghadapi Arema FC. Menurutnya, meski sama-sama tim dari Jawa Timur, menghadapi Persela dan Arema tentu berbeda strategi.

“Sangat berbeda saat melawan Arema. Karena Persela dan Arema punya karakter yang berbeda. Saya melihat Arema FC saat main lawan Persib Bandung, punya pemain dengan karakter kuat. Lini tengah mereka juga kuat,” ujarnya usai mempimpin latihan di Stadion Citarum, Senin (9/3/2020) sore.

Dragan malah menyoroti sektor tengah PSIS. Dia akan memperbaiki sektor gelandang sebelum menjamu Arema FC, Sabtu (14/3/2020).

Menurutnya, meski mampu menang 3-2 atas Persela di laga sebelumnya, lini tengah PSIS masih harus diperkuat. Apalagi, Persela dan Arema merupakan tim yang berbeda dengan karakteristik berbeda pula.

“Jadi, kami harus mengimbangi di lini tengah Arema agar permainan bisa berkembang. Kami persiapkan taktik dan strategi berbeda. Intinya harus lebih berani bertarung dan menguasai lini tengah,” sambungnya.

Dragan menerangkan, masih menunggu hingga hari terakhir sebelum laga dalam melihat kondisi pemain. Selain itu dia juga akan terus memantau perkembangan para pemain tengah PSIS selama sesi latihan. Dia tak menampik bakal mempertahankan komposisi tim melawan Persela lalu. Hanya Safrudin Tahar yang harus menepi karena kartu merah.

“Satu hal yang perlu diperhatikan, konsentrasi pemain yang masih labil. Seperti di Lamongan, setelah unggul 3-0 seolah pemain sudah merasa menang. Ini tidak boleh terjadi saat melawan Arema nanti. Harus fokus sejak menit pertama. Ini juga membutuhkan fisik yang bagus. Kami juga meningkatkan fisik,” tandasnya.

Sebelumnya, Manajemen PSIS juga meminta tim pelatih untuk melakukan evaluasi terkait permainan Hari Nur dan kawan-kawan di dua laga sebelumnya.

General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menegaskan, masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi dari skuad PSIS, sehingga pada laga-laga selanjutnya bisa meraih hasil maksimal.

“Khususnya masalah emosi pemain dan konsentrasi pemain yang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kami benahi secara bersama-sama,” kata Liluk, sapaan akrabnya.(HS)

Songsong Bonus Demografi, Pemkot Semarang Dorong Anak Muda Tingkatkan Eksistensi

Sikapi Naiknya Harga Gula, Hendi Minta Pemerintah Pusat Tambah Cadangan Gula di Semarang