HALO SEMARANG — DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menggerakkan seluruh kader di 35 kabupaten/kota untuk ikut menyosialisasikan dan mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengatakan seluruh kader harus memiliki pemahaman yang sama mengenai program-program pemerintahan Prabowo dan mampu menjelaskannya kepada masyarakat.
“Kader Gerindra harus turun ke masyarakat. Kita sosialisasikan program-program Presiden Prabowo, kita jelaskan manfaatnya, sekaligus kita kawal pelaksanaannya agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya, Jum’at (14/8) di kota Semarang.
Menurut Heri, tugas kader tidak berhenti setelah kontestasi Pemilu 2024 selesai. Justru setelah Bapak Prabowo menjadi Presiden, kader Gerindra memiliki tanggung jawab untuk ikut memastikan berbagai program yang menjadi visi dan misi pemerintahan dapat berjalan secara optimal.
“Perjuangan kita tidak berhenti pada saat pemilu. Setelah Pak Prabowo dipercaya menjadi Presiden, tugas kita adalah mengawal pemerintahan dan memastikan program-programnya sampai kepada rakyat,” katanya.
Heri Londo, sapaan akrabnya menegaskan, kader Gerindra di Jawa Tengah harus menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Kader di tingkat DPD, DPC, PAC hingga ranting diminta aktif menyampaikan informasi mengenai program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Kalau masyarakat belum memahami programnya, kader harus menjelaskan. Kalau ada kendala di lapangan, kader harus menyampaikan. Jadi bukan hanya sosialisasi, tetapi juga pengawalan,” tegasnya.
Sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo menjadi perhatian, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, penguatan ekonomi masyarakat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Heri mengatakan program-program tersebut memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehingga kader Gerindra harus mampu melihat dan mengawal implementasinya dari dekat.
“Program pemerintah harus hadir dalam kehidupan rakyat. MBG misalnya, bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi juga bagaimana program itu memberikan manfaat bagi anak-anak, keluarga, petani, nelayan, pelaku UMKM dan masyarakat secara luas,” jelasnya.
Ia juga meminta anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jawa Tengah maupun DPRD kabupaten/kota untuk ikut memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan program pemerintah dapat bersinergi dengan kebutuhan daerah.
“Struktur partai, anggota legislatif dan kader di lapangan harus bergerak bersama. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri,” ujar Heri.
Menurutnya, keberhasilan program Presiden Prabowo akan sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, Gerindra Jateng akan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Intinya kader harus hadir, bekerja dan memberikan manfaat. Politik bagi Gerindra adalah pengabdian. Karena itu, ketika pemerintah menjalankan program untuk rakyat, kader harus berada di tengah masyarakat untuk membantu mengawal agar program tersebut berhasil,” pungkas Heri.(HS)
