in

Kodim 0715/Kendal Bersama Pemkab Resmikan Hasil Pembangunan TMMD dan Jembatan Gantung Perintis Garuda

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Kamis (13/8/2026).

HALO KENDAL – Kodim 0715/Kendal bersama Pemerintah Kabupaten Kendal resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, dan meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda, di Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kamis (13/08/2026).

Program TMMD Sengkuyung Tahap II berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 650 meter. Kemudian untuk Jembatan Gantung Perintis Garuda dengan panjang 52 meter dan lebar 1,2 meter.

Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali menyampaikan, seluruh target pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 dapat diselesaikan tepat waktu.

la menambahkan, keberhasilan pelaksanaan TMMD merupakan hasil gotong royong dan kebersamaan seluruh pihak. Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan maupun kegiatan nonfisik selama program berlangsung.

“Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian warga,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membangun semangat gotong royong.

Sementara terkait pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Dandim menjelaskan, hal itu berawal dari pengajuan masyarakat melalui pemerintah desa kepada Kementerian Hukum dan HAM. Selanjutnya, dari Kementerian Hukum dan HAM meminta bantuan Mabes TNI Angkatan Darat untuk meninjau kondisi lokasi.

Ia menyebut, jembatan gantung dibutuhkan sebagai akses yang menghubungkan Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, dengan Desa Tegalombo, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang.

“Setelah kami survel, memang diperlukan. pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kabupaten ini. Rata-rata anak-anak yang sekolah SMP adanya di Desa Mojoagung, sementara. masyarakat dari wilayah Batang selama ini sekolahnya di Batang,” jelasnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari yang juga hadir meresmikan hasil TMMD dan Jembatan Gantung Perintis Garuda, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0715/Kendal, TNI, Polri, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanakan pembangunan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kendal menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergi yang luar biasa dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung ini. Pembangunan jalan sepanjang 650 meter ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian warga,” ujarnya saat meresmikan hasil TMMD

Bupati berharap, pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program TMMD harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Wonosari untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. Jangan sampai jalan ini cepat rusak karena penggunaan yang tidak sesuai,” pesannya.

Terkait dengan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0715/Kendal. Menurutnya, keberadaan jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol pengabdian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, membuka akses, serta menghadirkan harapan bagi warga Kendal dan Batang.

“Tentunya dengan adanya jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Selain untuk akses menuju pertanian, juga mempermudah akses pendidikan bagi warga sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Mojoagung, Rofiq, menyampaikan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut.

“Keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses pertanian dan pendidikan,” ujarnya.

Dengan dibangunnya Jembatan Gantung. Perintis Garuda, diharapkan konektivitas masyarakat di perbatasan Kendal dan Batang semakin mudah. Selain memperpendek akses mobilitas, jembatan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat di kedua wilayah.(HS)

DPRD Kendal Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Memperingati HUT ke-81 RI

SariWangi Ajak Masyarakat Rayakan Kemerdekaan Lewat “Waktunya Ngeteh Indonesia”