in

Dinkes Kota Semarang Sebut Enam Kasus Meninggal Akibat Leptospirosis

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebut hingga saat ini sebanyak enam kasus meninggal dunia disebabkan Leptospirosis atau penyakit hanta virus yang ditularkan hewan tikus. Kasus tersebut terindikasi terjadi di kawasan permukiman padat penduduk, dan juga menjadi langganan banjir dan rob.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan, hingga akhir tahun 2025 sampai di pertengahan tahun 2026 ini, sudah terkonfirmasi ada enam kasus warga meninggal dunia karena penyakit Leptospirosis.

“Kasus dengan penyakit dengan tingkat mortalitasnya tinggi ini sudah kami prediksi dari akhir tahun 2025, dan memang benar kasusnya meningkat hingga pertengahan tahun ini, sudah ada enam kasus yang meninggal karena ditularkan oleh kuman dari tikus. Memang biasanya kepadatan permukiman dan wilayah yang tergenang rob dan banjir menjadi salah satu faktor penyebab penyakit lapto ini dapat berkembang pesat,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Untuk menekan terjadinya kasus makin meluas, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi bersama pihak puskesmas dan lintas sektor.

“Agar penyakit tak berkembang, solusinya adalah dengan melibatkan puskesmas bersama pemangku wilayah untuk melakukan gerakan pemberantasan tikus permukiman atau istilahnya OTT, operasi tangkap tikus ke wilayah yang berpotensi adanya penyebaran lapto. Yaitu dengan pemasangan perangkap tikus di titik rawan tinggi dan tinggi yang nantinya menjadi bahan evaluasi penanganannya,” paparnya.

Dijelaskan Hakam, bahaya dari kuman dan bakteri yang ditularkan dari tubuh tikus memicu dampak kesehatan yang vatal.

“Hanta virus dan kuman laptospirosis yang dibawa tikus jika masuk ke dalam tubuh sesorang akan berbahaya lebih pada saat imunitas atau daya tahan tubuhnya turun. Sehingga bisa menyebar ke komplikasi baik itu ginjal, jantung dan penyakit lainnya yang beresiko tinggi jika tak ditangani dengan segera,” pungkasnya. (HS-06)

Jangan Sepelekan Kantuk, Polisi Menduga Microsleep Picu Kecelakaan Maut di Tol JORR

Polairud Pati Patroli Wisata Air Poncodan Waduk Seloromo, Ingatkan Pengunjung Utamakan Keselamatan