in

Dindikbud Purbalingga Launching Inovasi Baworbali dan 200 Buku Karya Guru

Peluncurkan inovasi Bersama Wujudkan Orang Purbalingga Bangga Berliterasi (Baworbali), oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, di Bima Grand Ballroom Braling Grand Hotel, Minggu (11/12/22). (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud)  Kabupaten Purbalingga meluncurkan inovasi Bersama Wujudkan Orang Purbalingga Bangga Berliterasi (Baworbali), di Bima Grand Ballroom Braling Grand Hotel, Minggu (11/12/22).

Inovasi ini dimunculkan, sebagai upaya dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karakter dan budaya literasi masyarakat Kabupaten Purbalingga.

Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi, dalam sambutannya, menyampaikan Inovasi Baworbali merupakan sebuah upaya untuk menggerakkan masyarakat Kabupaten Purbalingga, khususnya di bidang Pendidikan.

Dengan adanya inovasi ini, baik bagi guru, siswa, maupun praktisi pendidikan di Kabupaten Purbalingga, lebih mudah belajar melalui media teknologi informasi yang ada.

Tri Gunawan Setyadi mengatakan ada tiga aktivitas atau kegiatan terkait dengan inovasi Baworbali. Pertama adalah bangga membaca, kemudian yang kedua bangga menulis, dan yang ketiga bangga berkomunitas.

“Harapan kami ini akan menjadi pendorong semangat masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Dia juga mengemukakah harapan, akan muncul berbagai ide kreatif, yang bisa dipadukan dengan Baworbali.

Dengan demikian masyarakat Kabupaten Purbalinga akan lebih cerdas. Adapun inovasi Baworbali, dapat diakses melalui alamat baworbali.dindikbudpurbalingga.id.

Selain bisa membaca dan menulis, lanjut Tri Gunawan, kemampuan literasi juga termasuk memahami makna dari sebuah tulisan.

Dengan kemampuan literasi, baca dan tulis yang memadai dan mumpuni, maka akan menjadikan kita tidak akan mudah terombang ambing oleh berbagai informasi, terutama informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Ini adalah kewajiban kita bersama untuk terus mengembangkan budaya literasi. Membumikan litersasi adalah kerja bersama, agar hasilnya optimal maka seluruh pihak perlu bekerja bersama menumbuhkembangkannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama ini Dindikbud Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan penerbit Trik Jitu Purbalingga, juga meluncurkan lebih dari 200 judul buku karya guru, siswa, dan pegiat litersasi di Purbalingga.

Diantaranya buku berjudul Darahku Merah Jambu, Jiwa yang Tenang, Permainan Balok untuk Anak PAUD, Berkreasi Dengan Barang Bekas, dan Menolong Itu Menyenangkan.

“Setelah diterbitkannya sekian banyak judul buku, mohon untuk benar-benar kita kawal kita promosikan lebih gencar lagi, jangan sampai bapak ibu sudah menerbitkan buku sekali cetak selesai, sehingga buku itu tanpa ada maknanya. Ini perlu disosialisasikan, saya minta buku yang dilaunching hari ini bisa ditampilkan saat Purbalingga Expo sehingga masyarakat mengetahui,” jelasnya.

Pimpinan CV Trik Jitu Purbalingga, Hari Abdulah Rizal, menyampaikan buku-buku yang beredar di Purbalingga atau di Indonesia, umumnya belum banyak yang mangakomodasi keinginan anak-anak untuk membaca.

Menurutnya anak-anak mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan buku yang sangat beragam, tidak hanya kumpulan cerpen ataupun buku bergambar.

“Tujuan kami mengadakan launching buku ini agar para penulis bangga dengan karyanya, bangga dengan tulisannya. Sehingga para penulis bisa termotivasi untuk lebih produktif memberikan anak-anak kita buku yang berkualitas, itu harapan kami,” pungkasnya. (HS-08)

Gelar Acara Bulan Bakti, Karang Taruna Purbalingga Beri Bantuan Rehab RTLH hingga Ratusan Paket Sembako

Kapolri Apresiasi Sinergitas TNI-Polri Jaga Keamanan Resepsi Kaesang – Erina