in

Dibuat Tanggul dari 1.500 Karung Pasir, Warga Perum RSS Langenharjo Kendal Merasa Lega

Kegiatan penanggulan di sebelah barat Perum RSS Kelurahan Langenharjo Kendal, Jumat (5/1/2024).

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal membuat tanggul sementara dengan menggunakan 1.500 karung pasir untuk mengatasi banjir di Perum RSS Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal. Meski hanya tanggul sementara atau tanggul darurat, warga setempat mengaku merasa lega. Karena dinilai sudah bisa mencegah aliran air limpasan sungai dari arah barat saat musim hujan.

Seperti diungkapkan Purwanto, warga RSS Blok E bersama warga lainnya kepada awak media, Jumat (5/1/2024). Ia mengaku lega dengan dibangunnya tanggul sementara. Menurutnya, dengan dipasangnya tanggul karung pasir diharapkan tidak akan ada lagi air yang masuk ke pemukiman warga.

“Setiap tahun di puncak musim hujan, antara bulan Januari sampai Februari, kami selalu merasakan banjir. Karena air hujan ditambah limpasan dari sungai di sebelah barat perum kami mengalirnya ke arah timur. Sehingga sawah-sawah menjadi meluap, kemudian mengalir dan menggenangi pemukiman kami,” ungkapnya.

Purwanto berharap, meski sudah dibangun tanggul sementara, pemerintah dapat mencarikan solusi permanen atau jangka panjang untuk mengatasi banjir yang sudah menjadi langganan di Perum RSS dan BTN serta perumahan lainnya di Langenharjo.

“Dulu itu dengar-dengar katanya mau ada normalisasi sungai Kalibuntu itu, tapi sampai sekarang belum terealisasi. Diperkirakan seribu rumah warga yang terdampak banjir. Jadi kami berharap, pemerintah dapat mencarikan solusi, atau dilakukan normalisasi sungai,” harapnya.

Sementara itu, Plt Lurah Langenharjo, Sulistyo menyebut, banjir rutin terjadi setiap tahun pada musim hujan. Yaitu di wilayah Perum RSS, BTN, dan perumahan lain di sekitarnya. Sehingga harus ada solusi untuk penanganannya.

“Untuk saat ini dari pembahasan kemarin Kamis (4/1) bersama Pak Sekda dan dinas terkait, dikarenakan anggaran belum dapat terealisasi, maka mau tidak mau solusi jangka pendek yang dilakukan adalah dengan cara penanggulan, yaitu menanggul air yang mengalir dari barat menggunakan karung pasir. Sambil kita menunggu ketersediaan anggaran,” ungkapnya, didampingi Ketua RW 6 Langenharjo, Didik Junaidi.

Sehingga, lanjut Sulistyo, dengan adanya tanggul, curah hujan dengan intensitas tinggi yang diperkirakan terjadi di bulan Februari 2024, luapan air dari sebelah barat pemukiman bisa diminimalisir.

“Nantinya akan kita bantu dengan pompa sesuai hasil rapat kemarin. Untuk sementara ini, pompa masih berjalan, namun berada di sebelah kiri pintu air sungai Kalibuntu. Tapi untuk yang di sekitar perumahan belum,” jelasnya.

“Nah itu nanti akan diupayakan setelah penanggulan, apabila ada luapan air yang cukup tinggi, nanti akan dibantu dengan pompa,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan petugas dari DPUPR Kendal, DLH Kendal, BPBD Kendal dikerahkan bersama masyarakat setempat, untuk bergotong-royong memasang tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir, di sebelah barat Perum RSS atau sebelah Perum BTN. (HS-06)

 

Pemkab Kebumen Bangun dan Perluas TPI Pedalen

Tinjau Rumah Rusak Akibat Angin Kencang dan Hujan Deras, Bupati Purworejo Berikan Bantuan