HALO REMBANG – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, terus berupaya untuk menyelamatkan masyarakat di Kabupaten Rembang dari ancaman narkoba.
Salah satu upaya yang dilakukan, adalah dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba, kepada Karang Taruna dan masyarakat Desa Sumurpule Kecamatan Kragan Rembang, Kamis (04/07/2024).
Kasat Narkoba Polres Rembang, Iptu Dwi Agus Istiyono, mengatakan sosialisasi juga digelar untuk mewujudkan desa bebas narkoba.
”Kegiatan ini semoga bermamfaat bagi masyarakat dan menjalar ke Desa yang lain untuk menjadi desa bebas narkoba,” kata Kasat Resnarkoba, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Iptu Agus mengungkapkan, narkoba tidak akan membuat generasi muda menjadi maju dan pintar.
Justru sebaliknya, narkoba akan membuat masa depan mereka suram dan bisa masuk penjara, mengalami over dosis, hingga menemui kematian.
”Karena itu, mari kita ikrarkan perang terhadap narkoba, Katakan tidak untuk narkoba,’’ tegas Agus.
Dalam sosialisasi itu, Iptu Agus juga membahas tentang bahaya minuman keras dan obat-obatan terlarang bagi generasi muda.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk melapor kepada polisi, jika mengetahui adanya penyalah gunaan narkoba.
Sebelumnya, sosialisasi seperti ini juga pernah dilaksanakan Polres Rembang di Balai Desa Woro, Kecamatan Kragan, Rabu (26/06/2024) silam.
Kapolsek Kragan, AKP ID Wijaya, mewakili Kapolres Rembang AKBP Suryadi, mengatakan Desa Woro dipilih sebagai Desa Bersinar Bersih dari Narkoba berdasarkan hasil koordinasi dengan kades dan perangkat desa serta tokoh masyarakat.
“Tolong yang hadir nanti diperhatikan apa yang disampaikan sehingga mengetahui dampak dari Narkoba bisa disampaikan ke tetangganya. Orang yang sudah kecanduan Narkoba tidak memiliki semangat hidup, bagi orang tua yang memiliki anak yang sedang kuliah jauh dengan kita untuk sering di pantau agar tidak terjerumus dengan Narkoba, jangan sekali-kali mencoba Narkoba,” Jelas AKP ID Wijaya.
Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Kapolsek berharap program ini mampu mengurangi kasus penyalahgunaan narkoba dan memperkuat ikatan sosial di antara masyarakat, serta menciptakan generasi muda yang kuat, mandiri, dan terbebas dari pengaruh buruk narkoba.
Kepala Desa Woro, Sofyan berharap acara ini bisa menekan kasus narkoba dan tidak ada pengguna maupun pengedar di desa Woro.
“Kami mohon maaf mungkin dalam penyambutan banyak sekali kekurangan sekali lagi kami mohon maaf,” kata Kades Woro. (HS-08)