in

Datangi Pelabuhan Kendal, Pelajar Diajak ‘Dialog Caraka’

Kegiatan Bersatu Siaga yang diisi dengan Dialog Caraka untuk menyambut Peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2025 di Pelabuhan Kendal, Jumat (20/6/2025).

HALO KENDAL – Para pelajar dari beberapa sekolah dan masyarakat mendatangi Pelabuhan Kendal, Jumat (20/6/2025). Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti berbagai kegiatan menyambut Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025.

Kegiatan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal tersebut masuk dalam program “Bersatu Siaga” atau Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga yang digelar Pemerintah Kabupaten Kendal di kawasan Pelabuhan Kendal.

Sejumlah sepanduk yang berisi imbauan untuk bersama-sama dan bersatu memerangi narkoba juga dipasang di sekitar pusat kegiatan.

Kegiatan yang menarik adalah “Dialog Caraka” atau Cara Asyik Bicara Antinarkoba (Caraka), sebagai salah satu upaya pencegahan dini terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

Dialog Caraka dipandu langsung oleh Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati. Kegiatan juga dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dan jajaran Forkopimda serta sejumlah pejabat Pemda Kendal.

Sebelum acara Dialog, diawali dengan senam bersama, bersih-bersih lingkungan pelabuhan. Selain itu juga digelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk masyarakat umum.

Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati mengatakan, tema “Diialog Caraka” adalah Memutus mata rantai peredaran gelap narkoba melalui pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan narkoba menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

“Narkoba tidak hanya menyasar orang dewasa saja namun sudah sampai kepada generasi remaja yang merupakan generasi penerus dari bangsa ini. Harapannya dengan kegiatan ini, bisa segera mewujudkan Kendal Bersinar atau bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Anna menegaskan, antisipasi penyalahgunaan narkoba tahun ini sedang konsentrasi di wilayah pesisir, salah satunya di Pelabuhan Kendal.

Menurutnya, wilayah pesisir merupakan lokasi yang rawan untuk jalur peredaran narkoba. Oleh karena itu harus diwaspadai.

“Jalur masuknya narkoba disinyalir biasanya melalui pelabuhan, sehingga BNN hadir di Pelabuhan Kendal ini. Namun seluruh wilayah pesisir di Kabupaten Kendal, mulai dari Weleri sampai Kaliwungu sudah diintervensi untuk pencegahan narkoba,” tandas Anna.

Kepala BNNK Kendal juga menyebut, dalam menangani permasalahan narkoba diperlukan peran dari semua komponen bangsa termasuk generasi remaja, dengan segala kemampuan dan strategi secara komprehensif untuk melawan narkoba.

“Peserta yang hadir di sini sebagai contoh kelompok remaja baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggalnya masing-masing, bisa ikut mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” jelas Anna.

Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari sangat mendukung kegiatan yang digelar BNNK Kendal. Salah satunya dengan digelarnya “Dialog Caraka”.

Menurutnya, melalui dialog interaktif, mampu memberikan pengetahuan baru dan juga meneruskan informasi bahaya dan dampak narkotika kepada lingkungan remaja dan juga masyarakat.

“Peringatan Hari Antinarkotika Internasional ini harus dijadikan momentum untuk bersama-sama perang melawan narkoba. Jadi Semua harus waspada di sekitar lingkungan terhadap penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. (HS-06)

 

Kapolres Blora Pimpin Kegiatan Bakti Religi di Tempat Ibadah dan Taman Makam Pahlawan

Ada Efisiensi, Penanganan Abrasi di Pesisir Rembang Berkurang